Pencarian

>

Seleksi Petugas Haji Tahap 2, Kakanwil: Tugas Mulia Pelayan Tamu Allah SWT

Bekasi (KEMENAG)
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Barat melaksanakan Seleksi Tahap 2 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Provinsi Tahun 1447 H/2026 M, pada Kamis (8/12/2025), di Aula UPT Asrama Haji Bekasi. Kegiatan seleksi ini diikuti oleh 392 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Para peserta tersebut merupakan calon petugas haji yang telah dinyatakan lolos seleksi tahap pertama dan selanjutnya mengikuti tahapan seleksi lanjutan di tingkat provinsi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, dalam sambutannya menegaskan bahwa menjadi petugas haji merupakan amanah besar yang mengandung nilai ibadah tinggi.

“Petugas haji bukan hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi melaksanakan ibadah yang sangat mulia, yakni melayani tamu-tamu Allah. Kesabaran, keikhlasan, dan profesionalisme dalam melayani jemaah akan bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ujar Dudu Rohman.

Ia juga menekankan bahwa petugas haji merupakan representasi bangsa Indonesia di Tanah Suci. Oleh karena itu, para petugas dituntut untuk bekerja maksimal.

"Kita bekerja dengan hati, kita bekerja dengan ilmu, kita bekerja dengan iman. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, serta mengedepankan kerja sama dan soliditas tim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian, menyampaikan bahwa Seleksi Tahap 2 dilaksanakan melalui dua metode, yakni Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara, sebagai upaya untuk mengukur kompetensi, integritas, dan kesiapan calon petugas sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

“Seleksi ini merupakan bagian dari proses panjang dalam menyiapkan petugas haji yang profesional, berkompeten, dan bertanggung jawab, guna memberikan pembinaan, pelayanan, serta perlindungan kepada jemaah haji, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi,” jelas Boy Hari Novian.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi dengan disiplin, jujur, dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Petugas Haji Reguler Kementerian Haji dan Umroh, Candra Sulistyo Eko Projo, dalam arahannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang melibatkan sinergi berbagai pihak, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

“Petugas haji berada di garda terdepan dalam pelayanan jemaah. Jalankan tugas ini dengan ketulusan, profesionalisme, dan integritas tinggi, serta lepaskan orientasi materi, karena Allah SWT telah menyiapkan balasan terbaik bagi para pelayan tamu-Nya,” pesannya.

Kontributor : Ani Dwi Utami