Kota Bogor (KEMENAG)
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Bogor Selatan, Subhan Syarif, terus berinovasi dalam
mengimplementasikan program-program yang memberikan dampak langsung kepada
masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi
generasi muda yang dikemas dalam bentuk Tausiah Dhuha di SMA Negeri 4 Kota
Bogor, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian
dari akselerasi Program Berdampak yang dicanangkan oleh Kementerian Agama, guna
memastikan kehadiran negara dalam memberikan bimbingan keagamaan hingga ke
lapisan institusi pendidikan.
Subhan menyampaikan bahwa
kegiatan ini tidak hanya sekadar rutinitas ibadah, namun juga menjadi sarana
strategis untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif di era digital.
"Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai moderasi beragama dan akhlak mulia
tertanam sejak dini di bangku sekolah. Program 'KUA Menyapa Siswa' ini adalah
bukti nyata bahwa peran KUA kini tidak hanya mengurus urusan pernikahan, tetapi
juga menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat," ujarnya.
Subhan menekankan pentingnya
kedisiplinan spiritual dengan menjadikan salat dhuha sebagai pembentuk etos
kerja dan belajar, moderasi beragama dengan memupuk rasa toleransi dan saling
menghormati di lingkungan sekolah yang heterogen, serta pencegahan kenakalan
remaja dengan memberikan pemahaman agama yang relevan dengan problematika
remaja saat ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kota Bogor, Dede Supriatna, mengapresiasi langkah cepat KUA Bogor Selatan.
"Program Berdampak menuntut seluruh jajaran Kemenag untuk keluar dari zona
nyaman dan lebih proaktif menjemput bola dalam memberikan layanan bimbingan
masyarakat," katanya. Diharapkan, melalui Tausiah Dhuha yang dilakukan
secara konsisten, tingkat kesadaran beragama siswa meningkat, yang pada
gilirannya akan menciptakan suasana belajar yang kondusif dan berakhlakul
karimah.
Kontributor: Ansharullah
