Pencarian

>

Jaga Kondusivitas Jelang Ramadhan, Plt. Kepala Kemenag Datangkan Amil Wilayah Utara

Singaparna (Kemenag)

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Asep Barhia menyampaikan pesan penting kepada para amil di wilayah utara agar menjaga kondusivitas menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Pesan tersebut disampaikan silaturahmi seluruh Amil Kecamatan Ciawi di ruang tamu pimpinan yang menitikberatkan pada peran strategis amil dalam menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat saat memasuki momentum ibadah puasa. Jum’at (13/02/26)

Dalam pesannya, Plt. Kepala Kemenag menegaskan bahwa menjelang Ramadhan seluruh unsur keagamaan diharapkan mampu menciptakan suasana yang damai dan sejuk di tengah masyarakat. “Menjelang Ramadhan jaga kondusivitas, jangan terprovokasi dengan isu negatif, tenangkan masyarakat agar melaksanakan ibadah puasa dengan khidmat dan penuh berkah bagi masyarakat,” pesannya di hadapan para amil.

Ia menambahkan bahwa amil memiliki posisi penting sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat sehingga diharapkan mampu menjadi penyejuk serta penguat nilai-nilai moderasi beragama. Upaya tersebut dinilai penting agar pelaksanaan ibadah puasa tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga membawa dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitar.

Selain pesan menjelang Ramadhan, Plt. Kepala Kemenag juga menyoroti kesiapan menghadapi arus mudik tahun 2026. Ia meminta para amil dan pengurus masjid untuk berperan aktif menyiapkan Masjid Posko Mudik yang beroperasi selama 24 jam di jalur lintasan pemudik, sebagai bentuk pelayanan keagamaan sekaligus sosial kemasyarakatan.

“Paling tidak menyiapkan takjil berbuka, menyapa para musafir dan memberikan keamanan serta kenyamanan kepada para pemudik melalui Program Masjid Posko Mudik 24 Jam di wilayah jalan lintasan,” ujarnya. Program ini diharapkan mampu menjadi wujud nyata kepedulian umat dalam melayani sesama, sekaligus memperkuat citra masjid sebagai pusat pelayanan dan persatuan masyarakat.

Kontributor : Fajri Adi Nugraha