Pencarian

>

Tarhib yang Berbekas, Ketika Siswa Madrasah Membagi Bibit dan Kepedulian

Pelandakan (KEMENAG)

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana di lingkungan MAN 2 Kota Cirebon tampak berbeda. Pada Jumat (13/2/2026) ratusan siswa turun ke jalan bukan hanya untuk berparade, tetapi memenyebarkan pesan bahwa menyambut Ramadan bukan sekadar soal ibadah personal, melainkan juga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Kegiatan Pawai Tarhib yang diikuti seluruh civitas madrasah mulai dari siswa, guru hingga tenaga kependidikan menjadi ruang belajar di luar kelas. Kepala Madrasah, H. Casita, menegaskan bahwa Ramadan harus dipahami secara utuh.

“Ramadan adalah  kesempatan untuk memperkuat keimanan sekaligus kepedulian sosial dan lingkungan. Menjaga kebersihan dan kelestarian alam juga bagian dari ibadah,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Peserta pawai berjalan mengelilingi lingkungan sekitar madrasah sambil membawa poster dan spanduk bernuansa Ramadan. Namun yang menarik, pawai ini tidak berhenti pada ajakan lisan. Para siswa membagikan bibit tanaman kepada warga sebagai simbol sekaligus gerakan penghijauan. Langkah ini selaras dengan program ekoteologi yang digagas Kementerian Agama, yang mendorong praktik keagamaan ramah lingkungan.

Di sepanjang rute, siswa juga melakukan aksi pungut sampah. Beberapa warga terlihat ikut membantu dan menyambut positif kegiatan tersebut. Aksi sederhana ini menjadi pesan edukatif bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan tanggung jawab bersama.

Tak hanya itu, siswa membagikan selebaran berisi pesan motivasi Ramadan serta paket makanan ringan kepada masyarakat. Sapaan hangat dan senyum para siswa menjadi warna tersendiri, mempererat hubungan madrasah dengan lingkungan sekitar.

Pawai pun usai, tapi jejaknya tertinggal.bibit yang ditanam akan tumbuh, sampah yang dipungut tak lagi berserakan, dan warga yang disapa merasa dihargai. Ramadan akhirnya tidak datang sebagai rutinitas tahunan, melainkan sebagai ajakan untuk benar-benar berubah dimulai dari langkah kecil di depan rumah sendiri.


Kontributor : Adnani / Riani K