Pencarian

>

Pesantren Ekologi Ramadan di SMA 1 Susukan, Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Susukan

Susukan (KEMENAG)

Pelajar SMA Negeri 1 Susukan mendapatkan layanan edukasi keagamaan berbasis lingkungan melalui kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan yang digelar Rabu (25/2/2026). Program kolaborasi KUA Kecamatan Susukan dan SMA Negeri 1 Susukan ini menjadi bagian dari inovasi pendidikan karakter ramah lingkungan yang dikembangkan Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Kegiatan berlangsung di aula SMA 1 Susukan bersama Penyuluh Agama Islam KUA Susukan, Abdul Mukti, sebagai pemateri. Ia membawakan materi “Sedekah Oksigen dan Keberlangsungan Udara Bersih”, mengajak pelajar memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sosial.

Menurut Abdul Mukti, Ramadan menjadi momentum tepat untuk menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini.

“Sedekah tidak selalu berupa materi. Menanam pohon, merawat tanaman, dan menjaga udara tetap bersih juga sedekah yang manfaatnya dirasakan banyak orang,” ujarnya di hadapan para siswa.

Ia menambahkan, isu kualitas udara bersih berkaitan erat dengan kehidupan manusia. Pola hidup sederhana, mengurangi sampah, serta menanam pohon adalah langkah nyata yang bisa dilakukan pelajar.

“Kebaikan kecil yang dilakukan bersama akan berdampak besar bagi masa depan bumi,” katanya.

Kepala KUA Susukan, Muhammad Fihri, menyampaikan bahwa layanan pembinaan melalui pesantren Ramadan terus dikembangkan agar relevan dengan tantangan zaman. Kolaborasi dengan sekolah diharapkan membantu membangun karakter pelajar yang religius sekaligus peduli lingkungan.

Pihak SMA 1 Susukan menyambut baik kegiatan ini karena memberikan perspektif baru bagi siswa. Guru pembina menyebut materi yang disampaikan mudah dipahami dan langsung dikaitkan dengan praktik sehari-hari di sekolah maupun rumah.

Para siswa terlihat aktif berdiskusi, berbagi pengalaman menjaga kebersihan sekolah, hingga merencanakan gerakan kecil seperti penanaman pohon dan pengurangan sampah plastik.

KUA Susukan mengajak para pelajar untuk memahami ibadah tidak hanya secara ritual, tetapi juga mengamalkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari iman, menjaga bumi, menjaga kehidupan bersama.

 

Kontributor    : M. Fihri, Eky