Cikakak (KEMENAG)
Upaya memperkuat ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai keislaman terus
dilakukan oleh KUA Cikakak melalui kegiatan penyuluhan keluarga sakinah yang
digelar di lingkungan Majelis Taklim Al-Ittihad, pada Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dua penyuluh agama, Reeza Aji Pangestu dan Mas
Khoeriyah, yang memberikan pembekalan seputar konsep rumah tangga Islami kepada
para jamaah.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa keluarga sakinah tidak
hanya dimaknai sebagai kehidupan rumah tangga yang tenang secara lahiriah,
tetapi juga mencerminkan keseimbangan hak dan kewajiban antara suami dan istri.
Komunikasi yang sehat, sikap saling menghargai, serta fondasi iman yang kuat
menjadi kunci utama dalam membangun keharmonisan.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Dalam dialog
interaktif, jamaah menyampaikan berbagai persoalan yang kerap dihadapi dalam
kehidupan rumah tangga, mulai dari tantangan ekonomi, pola asuh anak, hingga
cara menjaga keharmonisan di tengah kesibukan. Suasana diskusi berlangsung
hangat dan penuh keterbukaan.
Kepala KUA Cikakak, Asdudi Hermawan, S.H.I., menyampaikan bahwa
pembinaan keluarga sakinah merupakan bagian penting dari tugas KUA dalam
memperkuat kualitas umat.
“Keluarga adalah pondasi utama masyarakat. Jika keluarganya kuat dan
harmonis, maka masyarakat pun akan kokoh. Melalui penyuluhan ini, kami berharap
nilai-nilai keislaman benar-benar diterapkan dalam kehidupan rumah tangga
sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan sebagai
bentuk komitmen pembinaan umat, agar setiap keluarga memiliki ketahanan
spiritual dan moral yang baik.
Melalui bimbingan tersebut, diharapkan jamaah Majelis Taklim Al-Ittihad
mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga
tercipta keluarga yang penuh kasih sayang, harmonis, dan menjadi teladan di
lingkungan sekitar.
Kontributor : Sri Ida,Din2
