Upacara Hari Kesadaran Bukan Hanya Seremonial Belaka

Upacara Hari Kesadaran Bukan Hanya Seremonial Belaka

Kab. Tasikmalaya

Pengibaran Bendera Merah Putih senantiasa dilaksanakan pada upacara Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan pada setiap tanggal 17 setiap bulannya. Upacara bulan ini dilaksanakan pada hari senin tanggal 18 Januari 2016 yang dilaksanakan di Halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya Drh. H. Budi Utarman, MMH. Budi Utarman dalam sambutannya mengatakan, terkait dengan tugas dan fungsinya, PNS sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, masih memiliki banyak target yang harus dicapai dalam kepemerintahan di Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Tanpa kebersamaan dan sinergitas, dirinya yakin tidak banyak yang bisa dihasilkan. Oleh karena itu, tidak henti-hentinya Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya terus-menerus mengingatkan aparat pemerintah untuk selalu merapatkan barisan dan melakukan evaluasi agar dapat membuat keputusan- keputusan yang searif-arifnya sehingga dapat mengakomodasikan seluruh kepentingan, terutama kepentingan masyarakat umum.

Di tempat yang terpisah, Kepala Sub. Bagian TU Kantor Kementerian Agama Drs. H. Nunung Abdulah, M.Pd, juga mengingatkan bahwa upacara yang selalu dilaksanakan bersama hendaknya tidak dimaknai sebagai acara seremonial belaka. Lebih jauh lagi upacara atau apel ini mempunyai tujuan- tujuan substantif, di antaranya: Sebagai media penyebaran informasi aktivitas Pemerintah Daerah khususnya di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya; Melakukan evaluasi umum terhadap kinerja aparatur; Menjadikannya sebagai media silaturahmi antar aparatur maupun antar lembaga guna memacu sinergitas dan kebersamaan untuk menjadikan tugas dan fungsi dalam kerangka peningkatan mutu pelayanan kearah yang lebih baik lagi; serta Menggalang persatuan dan kesatuan bangsa.

Apalagi baru-baru ini Indonesia bersedih setelah tragedi Thamrin yang juga sebagai isu internasional tentang Gerakan Radikalisme, “kita harus selalu waspada dan jangan lengah terhadap anak penerus kita, jangan sampai terjerumus kejurang pemahaman tersebut. Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Islam adalah agama akhak. Islam agama yang diturunkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam. Karena itu, Rasulullah Muhammad SAW meneledankan dakwah bil hikmah wal mauidzatil hasanah” pungkasnya.

Kontributor : Fajri Adi Nugraha


Dibaca: 127 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter