Tips Mendidik Anak Bagi Seorang Ibu Pekerja

Tips Mendidik Anak Bagi Seorang Ibu Pekerja

Siti Saroh, S.Pd


(Guru MTsN 5 Karawang)


 


Sebagai manusia kita dihadapka pada berbagai kebutuhan baik sandang, pangan, maupun papan, oleh karena itu bekerja menjadi sebuah pilihan bagi setiap rumah tangga, kewajiban yang pada awalnya hanya di bebankan pada seorang suami kenyataannya dewasa ini juga di lakukan oleh para istri. Sementara seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ditangan ibulah Pendidikan pertama didapatkan oleh anak-anaknya, lalu bagaimana jika ibu sibuk bekerja sementara anak sangat membutuhkan bimbingan dan kasih sayangnya. Disinilah muncul kekhawatiran tidak optimalnya peran seorang ibu dalam mendidik anak- anaknya sementara bekerjapun tidak bisa ditinggalkan karena merupakan kebutuhan. Peran ganda yang dihadapi seorang ibu bekerja, tentu bukan tanpa solusi, berikut beberapa tips bagi ibu bekerja agar dapat memaxmalkan peran ganda yang dimilinya: 

·        Pengelolaan waktu

Seorang ibu bekerja harus memiliki manajemen waktu yang baik. Sebagai seorang muslimah, setiap ibu faham betul bahwa mengelola waktu adalah hal yang sangat penting. Begitu pentingngnya sang waktu sehinggga Alloh SWT bersumpah atasnya

 “Demi masa. Sesungguhnya, manusia itu bener bener dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat- menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehati-menasehati supaya menepati kesabaran.” (QS al-‘Ashar (103) : 1-3)

Minimnya kuantitas waktu bersama sang buah hati, harus diimbangi dengan kualitas. Dalam hal ini seorang ibu bekerja harus bisa memahami proses perkembangan anak sehingga tepat dalam memilih aktifitas dan metode terbaik yang sesuai dengan perkembangan anak, sehingga  waktu yang ada leboh efisien dan berdampak positif bagi anak. Mulailah dengan hal-hal yang sederhana, misalnya;

v Sebelum bekerja, bangunkan anak dengan pelukan, ciuman dan sapaan hangat

v Tetap mengontrol anak walau berjauhan

v Memanfaatkan waktu libur bekerja khusus untuk keluarga

·        Tiada Kasih Sayang Sehebat Ibu

Ketika seorang anak lahir orang tua adalah manusia pertama yang  memberikan kasih sayang, memenuhi setiap kebutuhannya, merawat dan menjaganya dengan sepenuh hati. Bahkan sampai mereka dewasa sekalipun mereka tetap butuh kasih sayang dari orang tua. Oleh karena itu seorang ibu bekerja harus menyadari bahwa perannya sangat penting bagi putra-putrinya, tidak ada kasih sayang setulus kasih sayang seorang ibu, sebuah kasih yang tidak dapat tergantikan oleh siapapun dan oleh apapun.  Bagi ibu pekerja keterbatasan waktu dalam mengungkapkan kasih sayang, tak mengurangi sedikitpun limpahan kasih sayangnya pada sang buah hati. Tentu hal ini perlu diungkapkan pada sang buah hati agar ia dapat tumbuh dengan perasaan yang penuh cinta, tidak kesepian dan mendambakan kasih sayng dari orang lain.  Berikut ini beberapa hal sederhana yang dapat dilakukan ibu bekerja agar sang buah hati tak merasa kehilangan kasih sayang ibunya:

v Menghadiri moment penting bagi anak contohnya ketika anak ulang tahun, kegiatan yang melibatkan orang tua disekolah,, hal sekecil ini akan selalu di ingat oleh anak serta menjadi kenangan sampai ia dewasa.

v Berikan anak pelukan, ciuman dan senyuman hangat setiap hari. Aktifitas ini hanya membutuhkan waktu sedikit, cukup hitungan detik saja, tapi sangat berpengaruh dalam perkembangan anak secra psikologis.

·        Jalin komunikasi yang baik

Salah satu kunci kebahagiaan adalah komunikasi yang baik dengan lingkungan hidup kita. Termasuk bagi seorang ibu pekerja, oleh karena itu salah satu jalinlah komunikasi yang baik dengan sang buah hati.  Menjadi pendengar yang baik bisa menjadi awal komunikasi. Anak-anak butuh untuk didengarkan, beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua agar bisa mendapatkan kepercayaan dari anak-anaknya sehingga anak-anaknya mau menceritakan hal sekecil apapun yang ia alami yaitu dengan cara :

v Tanyakan pada sang buah hati, tentang perasaaan dan aktifitasnya hari ini. Misalnya: Apakah dia senang disekolah? Apakah hari ini teman-temannya bersikap baik? Apakah ada temannya yang membuat ia sedih?, dsb

v Bacakan dongeng atau kisah-kisah inspiratif menjelang tidur. Aktifitas ini bisa dilakukan secara berkala misalnya satu kali dalam satu bulan,

·        Pentingnya Sebuah Keteladanan

Orang tua adalah Role model terdekat bagi anak. Perilaku anak adalah cerminan perilaku orang tua. Seorang ibu pekerja harus memahami bahwa semua aktifitasnya direkam dan ditiru oleh anak. Psikolog islam, professor Dadang Hawari mengatakan, setiap anak harus mendapatkan pengawasan yang cukup dari kedua orang tuanya, mulai dari awal dan ahir setiap tahap perkembangannya. “jadi, perkembangan itu bukan hanya fisiknya, melainkan mentalnya dan kepribadiannya juga harus berkembang”.

Sesibuk apapun ibu pekerja tetap harus menjadi teladan bagi sang buah hati. Tetap jadi idola, sebelum sang sang buah hati mengidolakan yang lain. Oleh karenanya munculkan kesadaeran diri bahwa setiap detail sikap atau perilaku kan menjadi cerminan bagi anak-anaknya. Beberapa contoh keteladanan yang dapat dilakukan seorang ibu pekerja diantaranya:

v  Ketika berada di rumah, lakukan sholat berjamaah bersama anak, dan mengkaji beberapa ayat Al Quran.

v  memperlihatkan keharmonisan dalam keluarga, seperti tidak bertengkar dengan pasangan di depan anak

v  mencontohkan pembiasaan yang baik dan kepedulian terhadap sesama seperti memberi santunan anak yatim, bersedekah kepada pakir miskin, dan peduli bencana alam dan empati pada tetangga sekitar.



Dibaca: 22 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter