Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dilingkungan Kemenag Kota Cirebon

Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dilingkungan Kemenag Kota Cirebon

Cirebon (Inmas Kota Cirebon) Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Cirebon, Senin 09 Mei 2016 bertempat di Hotel Apita Cirebon, menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. Dalam laporannya Ketua Pelaksanaan Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. Khaeron, M. Ag. Menyampaikan bahwa Penyalahgunaan narkoba sudah memasuki kehidupan rumah tangga dengan tingkat terbanyak terkononsentrasi pada generasi muda. Untuk itu Kasi Pendidian Madrasah menggelar Sosialisasi ini, dengan peserta Para Kasi, Pengawas, Kepala Madrasah, Penyuluh Agama dan Guru Agama. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Sidik Lingga Kusuma, SH. S.Si. M. Farm. A.Pt (Kasi  Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat), Drs. H. Solichin Uzer  (Ketua FKUB Kota Cirebon).
 
Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kemenag Kota Cirebon Drs. H. Masykur, M. Pd. beliau menyambut baik program BNN Kota Cirebon yang mau memberikan materinya tentang bahaya narkoba di lingkungan Kemenag. Beliau juga  menghimbau kepada para peserta, khususnya, para siswa/i madrasah hendaknya mampu untuk menolak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu, diharapkan para siswa/i dapat berperan aktif dalam pencegahan narkoba dan menyebarkan informasi yang mereka peroleh kepada teman sebaya, di lingkungan madrasah dan keluarganya.
“Program BNN cukup bagus untuk menyelamatkan anak didik dari penerus bisa memahami dan tidak terjerumus dengan memakai barang terlarang itu,” katanya.
 
Maka, sebagai apartur negara yang bertanggungjawab dalam membina kerohanian demi kesejahteraan kemaslahatan umat dilingkungan Kemenag Kota Cirebon perlu memahami akan bahaya dan resiko penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya.
 
Narasumber Pertama Sidik Lingga Kusuma, SH, S.Si, M. Farm, A. Pt. Menyampaikan 4 Pilar BNN : Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi, dan Pemberantasan.
”Situasi di negara ini sudah dalam status Darurat Narkoba untuk itu kita harus bersama sama menyatakan perang dengan narkoba”. Joko Widodo.
Narkoba : Zat/Obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesitis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa, mengurangi/menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Mengubah struktur dan cara kerja otak pada sistem saraf pusat sehingga mengganggu daya pikir, daya ingat, konsentrasi, persepsi, perasaan dan prilaku.
Yang perlu diperangi oleh kita semua: Ganja, Heroin (Putau), Morfin, Methampetamine (Shabu, Ice, Crystal, Meth), Amphetamine (Ekstasi).
Sifat jahat narkoba : Habitual, Adiktif, Toreran dan Efek Narkoba : Depresan, Stimulan dan Halusinogen.
Drs. H. Solichin Uzer, Didalam pandangan Agama narkoba adalah barang yang merusak akal pikiran, ingatan, hati, jiwa, mental dan kesehatan fisik seperti halnya khomar. Oleh karena itu maka Narkoba juga termasuk dalam kategori yang diharamkan Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firm an AllahSWT, Hadits Rasulullah SAW dan juga ajaran-ajaraan agama lainnya, antara lain sebagai berikut :
1. Janganlah kamu jerumuskan dirimu kepada kecelakaan / kebiasaan (sebagai akibat tangan) tangan-tanganmu. (Q.S. Al-Baqarah : 195).
2. Dan Janganlah kamu membunuh dirimu (dengan mencapai sesuatu yang membahayakanmu). Karena sesungguhnya Allah Maha Kasih Sayang kepadamu. (Q.S. An-Nisa : 29).
3. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya ( meminum ) Khamar, ( berkorban ) untuk Berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapatkan keberuntungan. (Q.S. Al-Maidah : 90).
4. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran (minuman) Khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sholat, maka berhentilah kamu ( dari mengerjakan pekerjaan itu ). (Q. S. Al-Maidah : 91).
5. Mereka bertanya kepadamu tentang Khomar dan Judi, katakanlah pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya. (Q.S. Al-Baqarah :219).
6. Melarang Rasulullah SAW daripada tiap-tiap barang yang memabukkan dan melemahkan akal dan badan. (H.R. Ahmad).
7. Tiap-tiap barang yang memabukkan adalah haram. (H.R. Bukhari dan Muslim).
8. Setiap benda yang memabukkan banyaknya maka sedikitnya haram. (H.R. Ahmad, Abu Daud, Turmuzi, NasaI, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).
Penanggulangan Narkoba
Mengingat betapa dahsyatnya bahaya yang akan ditimbulkan oleh Narkoba dan betapa cepatnya tertular para generasi muda untuk mengkonsumsi Narkoba, maka diperlukan upaya-upaya konkrit untuk mengatasinya. Upaya-upaya tersebut antara lain adalah :
1. Meningkatkan iman dan taqwa melalui pendidikan agama dan keagamaan baik 2. Meningkatkan peran keluarga melalui perwujudan keluarga sakinah, sebab peran keluarga sangat besar terhadap pembinaan diri seseorang. Hasil penelitia menunjukkan bahwa anak-anak nakal dan brandal pada umumnya adalah berasal dari keluarga yang berantakan (broken home).
3. Penanaman nilai sejak dini bahwa Narkoba adalah haram sebagaimana haramnya Babi dan berbuat zina.
4. Meningkatkan peran orang tua dalam mencegah Narkoba, di Rumah oleh Ayah dan Ibu, di Sekolah oleh Guru/Dosen dan di masyarakat oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparat penegak hukum.
 
Kontributor: Tommy Setiyawan 

Dibaca: 72 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter