Siswa Pesantren Salafiyah Ikuti Ujian Sekolah

Siswa Pesantren Salafiyah Ikuti Ujian Sekolah

Paseh (HUMAS Kota Tasikmalaya)

Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, H. M. Ali Abdul Latief, melaksanakan monitoring penyelenggaraan ujian di Pondok Pesantren Dawaul Munawar Paseh Tasikmalaya, Kamis (19/05/2022). Ali menyampaikan Kementerian Agama menggelar Ujian Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) untuk jenjang Wustho. Ujian digelar serentak, dari 16 – 23 Mei 2022. 

“Ujian ini merupakan amanah Surat Keputusan Dirjen No. 4831 tahun 2018 tentang Rekognisi Lulusan Pondok Pesantren melalui Ujian Kesetaraan. Hasil ujian sekaligus akan menjadi bahan evaluasi pengganti seiring tidak ada Ujian Nasional sejak 2019,” jelasnya.

Ali menjelaskan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah merupakan satuan pendidikan non formal yang ikut berpartisipasi dalam Ujian Nasional juga sebagai penyelenggara ujiansekolah untuk semua mata pelajaran baik mata pelajaran agama maupun mata pelajaran umum.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut satuan pendidikan diberikan keleluasaan dalam proses ujian melalui Ujian sekolah,” imbuhnya.

Oleh karenanya  semua satuan Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah dapat menyelenggarakan proses Ujian Sekolah untuk mengukur kompetensi lulusan setiap santri sebagai peserta didik. Untuk mencapai standar kompetensi lulusan di setiap satuan pendidikan harus dilakukan ujian akhir Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah pada semua jenjang (Ula, Wustha dan Ulya) melalui Ujian sekolah.

“Selain itu penyelenggaraan Ujian Sekolah Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui standar penilaian hasil belajar dan memberikan kemerdekaan belajar dalam menilai hasil belajar yang dilakukan oleh satuan pendidikan secara optimal bagi pendidik dalam bentuk penyelenggaraan ujian sekolah,”ujarnya panjang lebar.

Ali berharap ujian  jenjang Wustho ini juga membuka kesempatan bagi lulusan pesantren salafiyah untuk melanjutkan ke pendidikan menengah, sesuai kebutuhan, minat, dan bakatnya masing – masing. Mereka lulusan wustha bisa melanjutkan ke jenjang  ulya namun ada juga yang melanjutkan ke SMA, madrasah, maupun sekolah kejuruan.

Kontributor : Yeni Rohayati

Editor : Tri Budiono

Dibaca: 36 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter