Rapat Kordinasi dan Konsolidasi dengan Anggota KKM Rayon MTsN 2 Karawang

Rapat Kordinasi dan Konsolidasi dengan Anggota KKM Rayon MTsN 2 Karawang

Jatisari (INMAS Kab.Karawang)

MTsN 2 Karawang yang digawangi,H.M.Nuryaqin pada hari Rabu (09/09) mengadakan rapat koordinasi dengan semua anggota Kelompok Kerja Madrasah Rayon 2 Karawang sekaligus temu kangen dengan teman-teman anggota KKM, mengingat anjuran dari pemerintah sudah diperbolehkanya sekolah di zona hijau dan kuning melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dengan syarat protokol kesehatan harus diterapkan. Kegiatan tersebut  bertempat di MTsN 2 Karawang.

Menurut kepala madrasah tujuan dari rapat tersebut adalah Pertama silaturahmi, dengan adanya wabah Covid-19,  tali silaturahmi agak merenggang, karena ada larangan jaga jarak (sosial distancing) dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), itu yang  menyebabkan silaturahmi agak terputus, akan tetapi komunikasi berjalan dengan lancar dan baik.Kedua, koordinasi, yaitu mengadakan koordinasi dengan madrasah binaan mengenai kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan metode daring, sekaligus sharing pengalaman selama pembelajaran di era Covid-19  tentang suka dukanya, kesulitan, hambatan dan ancamannya serta bagaimana cara mengatasinya  atau mencari jalan keluarnya sebagai solusi.

Ketiga,konsolidasi,lanjutnya, pembelajaran di era Covid-19  ini banyak persepsi orangtua siswa beranggapan akan gagal, kurang  berhasil pembelajaran di era pandemi Covid-19, karena siswa tidak belajar di madrasah/sekolah, tidak tatap muka, seolah-olah madrasah/sekolah itu akan bubar, dikarenakan madrasah/sekolah semuanya tutup.

Coba bayangkan,sambung Nuryaqin, seandainya wabah ini sampai akhir tahun pelajaran , kelas IX sekarang ujug-ujug lulus, adik kelasnya tiba-tiba naik kelas. Maka saya selaku ketua KKM rayon  II  mengajak anggota KKM untuk segera menyingsingkan lengan baju, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, ringan sama dijingjing, berat sama dipikul begitu harusnya dalam bekerja, semua jadi terasa ringan, mari kita bangkit kembali, semangat kembali menghidupkan madrasah/sekolah di era new normal ini, bersiap-siap  untuk menghadapi  pembelajaran tatap muka pembelajaran dengan metode daring ini dirasakan oleh guru dan orang tua kurang efektif, dan kurang berhasil.

Ia menambahkan dengan pembelajaran tatap muka saja betapa sulit dan beratnya membina,  membimbing, mengarahkan siswa-siswi, apalagi belajar dengan tidak tatap muka , guru tidak tahu sifat dan watak para siswa, menggunakan metode apa yang cocok untuk mendidik  mereka. Yang malas akan tambah malas dan menjadi kesempatan untuk bermain-main, belajarnya sebentar, bermainnya yang panjang, mungkin bapak dan ibu guru sering membaca, mendengar cuitan-cuitan orang tua atau keluhannya akibat belajar dirumah dengan berbagai macam alasannya, ingin segera sekolah dibuka dan belajar secara tatap muka lagi, padahal besar sekali hikmahnya, agar semua orang tua tidak meremehkan pekerjaan guru.

“Semoga Alloh Swt. dengan segera menghilangkan Covid-19, agar segala sesuatu yang terkena imbasnya menjadi normal kembali, Aamiin ya robbal alamin,”harapnya.

Kontributor : Denden / M.Nuryaqin

Editor : Tri Budiono


Dibaca: 7 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter