Raker Kab. Bekasi, Kakanwil Ingatkan Percepatan Transformasi Pelayanan Kemenag

Raker Kab. Bekasi, Kakanwil Ingatkan Percepatan Transformasi Pelayanan Kemenag

Cikole Lembang (INMAS Bagian Tata Usaha)

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, memberikan sambutan dan arahan sekaligus membuka kegiatan Rapat Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi tahun 2021, Jumat (11/6), di Cikole Jayagiri Resort, Lembang. 

Rapat kerja ini dihadiri leh para peserta yang merupaka pegawai di lingkungan Kankemenag Kab. Bekasi, Penyuluh Agama Kab. Bekasi, dan Kepala Madrasah Kab. Bekasi yang berjumlah 50 orang.

Pada sambutannya, Adib, menyambut baik kegiatan ini yang diharapkan dapat menyamakan visi misi Kementerian Agama serta program prioritas. "Selain itu juga, pada kegiatan ini akan saling berbagi informasi sehingga dapat mengevaluasi program yang sudah dilaksanakan sehingga dapat melakukan perbaikan dan pembaharuan," tutur Adib.

Adib mengatakan bahwa tema besar program prioritas Kementerian Agama tahun ini adalah percepatan trasnformasi pelayanan Kementerian Agama dan untuk mewujudkannya ada 7 program prioritas Kementerian Agama.

"Program prioritas Kementerian Agama yang menjadi urutan pertama yaitu penguatan moderasi beragama yang harus diterapkan di semua lini pelayanan Kementerian Agama," terangnya.

Kemudian program prioritas yang kedua yaitu transformasi digital, Adib, menilai bahwa pandemi Covid-19 memberikan efek positif terhadap pelayanan yaitu memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan.

"Selanjutnya adalah Revitalisasi KUA, Alhamdulillah Jawa Barat mendapatkan 1 percontohan Revitalisasi KUA di KUA Ciawigebang Kab. Kuningan dan ditargetkan akan ada KUA lain yang mengikuti jejak KUA Ciawigebang terutama bagi KUA yang sudah mendapatkan dana SBSN," jelas Adib.

Adib menjelaskan bahwa penilaian mutu pelayanan yang paling nyata adalah pada KUA karena pelayanannya langsung bersentuhan kepada masyarakat, maka saat ini KUA tidak lagi hanya melayani nikah rujuk tetapi juga 11 pelayanan Kementerian Agama diantaranya manasik haji, informasi haji, wakaf, dan lain-lainnya.

Maka dari itu, Adib, mengimbau kepada para penyuluh dan penghulu untuk merubah mindset pelayanan yang ada di KUA. 

"Penyuluh dan penghulu harus menambah pengetahuan serta wawasannya mengenai 11 pelayanan Kementerian Agama yang harus diberikan kepada masyarakat. Terutama penyuluh tidak hanya informasi pelayanan saja tetapi juga harus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai informasi hoaks yang sedang beredar saat ini," jelas Adib.

"Kemudian ada Cyber Islamic University yang saat ini diterapkan pada IAIN Syekh Nurjati, poin selanjutnya adalah kemandirian pesantren, saat ini kita harus mengembangkan potensi pondok pesantren yang sekaligus meningkatkan kecerdasan para santri," jelas Adib.

Poin terakhir yaitu tahun toleransi 2022, dan religiosity index. "Saya mengajak kita semua sebagai ASN Kementerian Agama untuk mendukung dan melaksanakan 7 program prioritas Kementerian Agama," tegasnya dihadapan seluruh peserta.

Masih pada kesempatan yang sama, Adib, juga mengingatkan kembali mengenai pentingnya revitalisasi good governance yang meliputi 3 hal penting yaitu revitalisasi pelayanan keagamaan, pelayanan pendidikan, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Akhir dari sambutan dan arahannya, Adib, menginformasikan bahwa Kementerian Agama kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. "Hal ini tentunya menjadi kebanggaan kita bersama, karena Jawa Barat memberikan kontribusi terbesar yaitu dengan serapan anggaran tahun 2020 mencapai 99,73%, sehingga tahun ini harus bisa lebih baik," pungkasnya.

Kontributor: Novam Scorpiantrien 


Dibaca: 93 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter