Profil Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy Ciwaringin

Profil Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy Ciwaringin

Ciwaringin (INMAS Kabupaten Cirebon)

Pondok Pesantren Kebon Jambu al-Islamy didirikan oleh K.H. Muhammad (Alm) dan Nyai Hj. Masriyah Amva pada 20 November 1993 di bawah naungan Yayasan Tunas Pertiwi. Pondok pesantren yang sekarang, 1440 H, santrinya telah mencapai lebih dari  1000 orang, terletak di Desa Babakan Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Dalam sejarahnya, Babakan sering disebut sebagai babak awal perkembangan pendidikan Islam di wilayah Cirebon pada abad XVI dengan tokoh pejuang pertamanya Kyai Jatira.

Akang (panggilan akrab dan kehormatan dari KH Muhammad) memutuskan untuk mendirikan sebuah pondok pesantren di desa Babakan bagian selatan pada tahun 1993. Pondok pesantren yang selanjutnya diberi nama Kebon Jambu Al Islamy ini, tetap diasuhnya dan mengajarkan kitab-kitab klasik atau kitab kuning dengan metode bandongan dan sorogan.

Pengambilan nama Kebon Jambu dilatar belakangi upaya mengabadikan aspek kesejarahan geografisnya, di mana dahulunya adalah belantara kebun yang diisi pepohonan jambu biji. Nama ini memiliki kemiripan sejarah dengan sebuah pondok pesantren sebelumnya yang bernama “Kebon Melati” pada tahun 1975 hingga tahun 1993 yang berlokasi bersebelahan dengan MTsN 2 Cirebon. Nama kebon melati berubah menjadi Kebon Melati Al Jadid diteruskan oleh Puteri Sulungnya Ny. Mariatul Qibtiyah yang akrab dipanggil Ny. Yayah bersama Kiyai Safi’i Asmari Suaminya yang juga salah satu Ustadz dari Akang semasa di Pondok Pesantren kebon melati sebelum tahun 1993.

Nama-nama komplek di dalam pondok pesantren kebon jambu saat awal berdiri menggunakan nama istilah yang tidak asing dalam ibadah haji, karena ketika awal pendirian Pondok Pesantren kebon jambu Akang beru pulang dari menunaikan ibadah Haji, di antaranya :

Kompleks Makkah Almukaromah untuk para santri umum yang terdiri 7 kamar, masing-masing kamar dipimpin oleh oleh kepala kepala kamar. Juga ada kepala komplek Makkah Almukaromah, bagian keamanan, sekretaris, bendaraha. Bangunan komplek ini bersumber dari anggaran pesantren, swadaya santri, ustadz, donatur tidak mengikat.

kompleks Muzdalifah, ini adalah komplek khusus bagi santri penghafal kitab Alfiyah, sekaligus untuk pengkaderisasi sebelum menjadi ustadz selama berada di masa karantina. Komplek muzdalifah ini dikhususkan juga bagi santri berusia minimal 3 tahun berada di pesantren. Bangunannya adalah diambil dari bangunan ketika berada di Pondok Pesantren kebon melati dari komplek bernama Al Ittihad.

Kompleks Arafah, adalah mayoritas santri dari daerah priangan sumedang, bandung. Bangunan bersumber dari swadaya wali santri.

Kompleks Tan’im, mayoritas santri dari majalengka. Bangunannya adalah diambil dari bangunan ketika berada di Pondok Pesantren kebon melati dari komplek bernama Al Gufron.

Kompleks Mina, adalah mayoritas santri dari daerah cirebon timur, tengah, dan selatan. Bangunan bersumber dari swadaya wali santri.

Kompleks Madinah, adalah mayoritas santri dari daerah majalengka. Bangunan bersumber dari swadaya wali santri.

Seiring pesatnya perkembangan Pondok Pesantren kebon jambu al islamy  sehingga bangunan tempo dulu ketika awal berdiri, dipugar dan ganti menjadi bangunan untuk area sekolah SMP, MA, Mah’had Aly.

Sejak ditinggal kepergian Akang pada tahun 2006 menghadap sang kuasa, kepengurusan kebon jambu al islamy putera diasuh oleh Kang Asror (panggilan Akrab KH Asror Muhammad Putera sulungnya, semasa kepemimpinan Kang Asror Pondok Pesantren mengalami perkembangan semakin pesat bahkan bisa dibilang sedang mencapai puncak keemasan. Namun, Allah swt memilik rencana yang terbaik atas hambaNYA, pada Juni 2017 bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan 1438 H Kang Asror menghadap sang maha pencipta. Dan kini, Pondok Pesantren kebon jabu al islamy putera dipimpin oleh Putera Bungsu dari Akang, Kiyai Hasan Rohmat Muhammad yang akrab dipangil Ang Omat.

Ponpes Kebon Jambu memiliki Visi, “Terwujudnya manusia pandai, terampil dan berakhlaqul karimah agar menjadi orang shaleh yang mulia, dan beramal ikhlas.” Sementara Misi yang dibangunnya, mencetak insan berpengetahuan luas dalam rangka pembangunan Nasional, Mewujudkan manusia berwawasan kebangsaan dan keagamaan, Berakhlaqul karimah, Menciptakan lembaga yang berkualitas, nyaman dan agamis.

Ponpes ini memiliki bidang Pendidikan mencakup : SMP, MA, MTAS, Ma’had Aly. Adapun Fasilitas yang dimiliki berupa  masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, gudang, kamarmandi/wc, klinik kesehatan.

Sebagai pengayaan dalam wawasan, minat dan bakat, Ponpes Kebon Jambu memiliki kegiatan ekstrakurikuler untuk para santrinya,di antaranya Kajian kitab-kitab kuning (kitab salaf), Pembinaan Tilawatil Qur’an Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab), berbahasa Arab dan  Inggris sehari-hari, Diskusi dan Penelitian Ilmiah, Kepramukaan Pengembangan Olahraga, Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis, Pengembangan Seni Beladiri (Tapaksuci); Tahfidzul Qur’an, Pengembangan jurnalistik dan publisistik, Pengembangan Exacta (Lab Skill).

 

 

(kontributor : aziz ahlaf, heryanto)

 

(kontributor : aziz ahlaf, heryanto)


Dibaca: 5.783 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter