Plt. Kasi PAKIS : Selamat Hari Lahir PAUDQU Kota Tasikmalaya

Plt. Kasi PAKIS : Selamat Hari Lahir PAUDQU Kota Tasikmalaya

Indihiang (INMAS Kota Tasikmalaya)

Lahirnya Undang–Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional memberikan keberkahan tersendiri, bagaimana tidak setelah hampir setengah abad lebih menunggu pada akhirnya pemerintah memberikan pengakuan terhadap lembaga pendidikan asli Indonesia. Hal ini sangat disyukuri oleh kita selaku pengelola pendidikan.

Demikian disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Kota Tasikmalaya, H. Yayan Herdiana, ketika memberikan laporan kegiatan dalam acara silaturahmi dan pembinaan Lembaga Keagamaan Al-Qur’an, Kamis (6/5) bertempat di Indihiang Kota Tasikmalaya. Hadir pula Kepala Kankemenag Kota Tasikmalaya, H. Mohammad Ali Abdul Latief, Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid (BKPRMI), Nuki Anwar dan Ketua Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) Kota Tasikmalaya, Asep Marpudin.

H. Yayan begitu biasanya ia disapa, menambahkan bahwa tujuan pendidikan nasional pendidikan  yang ditetapkan oleh undang-undang ini adalah “untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatrif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Salah satu instrumen yang bisa diharapkan untuk mewujudkan tujuan diatas adalah pendidikan Islam sebagai suatu “sistem” pendidikan tertua di Tanah Air.

“Lahirnya Undang–undang no. 20 tahun 2003 mengakomodir sistem pendidikan tradisional sekaligus menjadi payung hukum bagi kita dalam berkiprah dalam pendidikan agama Islam.” jelasnya.

Regulasi ini diperkuat dengan ditetapkannya keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020 dimana didalamnya tercantum bahwa 6 jenis lembaga pendidikan Al-Qur’an yaitu Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQU), Taman Kanak–kanak Al-Qur’an (TQK), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Taklimul Qur’an Lil Aulad (TQA), Rumah Tahfid Al-Qur’an dan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an.

Dijelaskan oleh Yayan pada kesempatan tersebut akan diberikan sertifikat sekaligus Surat Keputusan Penetapan Izin terdaftar bagi 88 lembaga PAUDQU yang lolos dan dinyatakan layak. Sertifikat ini menjadi bukti legal formal lembaga pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an.

Ia sampaikan selamat dan apresiasi bagi lembaga yang mendapatkan sertifikat berharap dengan diberikannya surat legal formal ini menjadi bekal untuk lebih semangat menyelenggarakan pendidikan Al-Qur’an sekaligus menjadi pembuka jalan keberkahan.

“Kami juga sampaikan ucapan terima kasih kepada BKPRMI dan FKPQ yang kompak bersinergi memberikan pembinaan bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an.” imbuhnya.

Ditegaskan oleh Plt. Kasi Pakis, munculnya sertifikat bukan menjadi akhir melainkan babak baru perjuangan meningkatkan akses pendidikan Al-Qur’an, meningkatkan mutu dan daya saing serta meningkatkan tata kelola pendidikan Al-Qur’an khususnya di Kota Tasikmalaya.

“Selamat lahir pendidikan anak usia dini Al Qur'an semoga berkah perjuangannya dan semakin jaya kedepan.” ucapnya.


Kontributor : Yeni Rohayati

Editor : Nunik

Dibaca: 72 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter