PGM Kota Tasikmalaya dan Mimpi Besarnya

PGM Kota Tasikmalaya dan Mimpi Besarnya


Grand Metro (INMAS Kota Tasikmalaya)

Asep Rizal Asyari, Ketua Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Tasikmalaya dalam Kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) III sekaligus Bincang Madrasah Senin (7/6) di Ballromm Grand Metro  sampaikan sambutan.  Dengan penuh semangat ia sampaikan progres beberapa program kerja yang telah sukses dilaksanakan PGM. Selain itu ia sampaikan beberapa mimpi dan harapan PGM bagi kemajuan madrasah Kota Tasikmalaya ke depannya.

“Yakin pergerakan madrasah di Kota Tasikmalaya menjadi barometer pergerakan madrasah di Indonesia, hal ini terbukti dari hasil Musyawarah Nasional PGM”, jelasnya.

Perwakilan dari PGM beberapa waktu kemarin telah diundang diundang untuk hadir menyampaikan sharing di beberapa kota di Indonesia seperti di Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung dan Bandar Lampung. Kedatangan kami menandakan pergerakan madrasah di tasikmalaya bukan hanya PGM tapi seluruh stake holder diakui dan dinilai mampu memberikan jawabat atas tantangan terhadap kualitas madrasah.

Keberadaan PGM tidak hanya mendorong lahirnya profesionalitas, kreatifitas dan inovasi tapi ingin hadir dalam memperjuangkan hak – hak  kesejahteraan guru madrasah. Sebagaimana diketahui sudah banyak organisasi profesi di Indonesia,  semua belum  mampu memberi jawaban terhadap peningkatan kesejahteraan guru madrasah.

Kondisi di lapangan  hampir 99 persen guru madrasah di Kota Tasikmalaya statusnya adalah honorer mereka harus terus diperjuangkan kesejahteraannya. Karenanya PGM terus bergerak menjalin komunikasi bukan hanya dengan Pemerintah Daerah namun juga dengan para wakil rakyat di DPRD. Memang sudah ada beberapa guru honorer  yang mendapatkan tunjangan dari pemerintah namun harapannya seluruh guru yg terlibat dalam lingkungan kemenag  mendapatkan perhatian pemerintah

“Pemerintah harus hadir bagi para guru honorer di tasik, berpihak bagi para guru” serunya.

Pria yang pandai berorasi ini sampaikan banyak mimpi yang ingin diwujudkan salah satunya “rumah singgah  guru madrasah”. Gedung ini untuk memfasilitasi beberapa kegiatan yang diinisiasi oleh rekan – rekan komunitas seperti KKG , KKM. Harapannya gedung tersebut cukup refresentatif bagi berbagai kegiatan para guru nantinya.

“Selain itu kami juga terus mengawal lahirnya perda pendidikan yang didalamnya mengakomodir kepentingan guru madrasah, sekaligus menjadi payung hukum perlindungan bagi guru madrasah”, pungkas Asep.

Kontributor : Yeni Rohayati

 


Dibaca: 22 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter