Pesantren Wajah Islam yang Ramah

Pesantren Wajah Islam yang Ramah

Singaparna-Kab.Tasikmalaya

Teror bom kembali terjadi. Hal ini mengingatkan kita terhadap rangkaian teror sejenis yang terjadi di bumi pertiwi ini. Bahkan beberapa diantaranya dikaitkan dengan pesantren. Tentu saja ironis karena pesantren jauh dari kesan kekerasan. Akhlaq, kesantunan justru merupakan hal paling menonjol di dunia pesantren.

Terdorong rasa penasaran, kami kemudian mencoba mencari tahu sesungguhnya pesantren itu seperti apa dan Seksi PD. Pontren dipandang tepat menjawab persoalan ini.Ditemui di ruang seksi PD. Pontren, Agus Abdulloh,M.SI salah seorang staf bertutur tentang kepesantrenan, rabu, (27/1).

Pesantren sejatinya merupakan lembaga tafaqquh fiddin. Pendidikan karakter yang menjadi tema utama kurtilas telah menjadi mainstream pendidikan pesantren yang juga khas lembaga pendidikan Islam pada umumnya. Maka menjadi menarik ketika alumni pesantren terlibat tindak terorisme. Agus mengatakan bahwa kemudian ada alumni pondok pesantren yang terlibat terorisme tidak kemudian dapat dijustifikasi bahwa pesantren mengajarkan terorisme. Banyak faktor seseorang kemudian terlibat terorisme dan semangat bela agama/jihad yang diajarkan di pesantren jangan direduksi bahkan disalah artikan pemaknaanya menjadi perang dengan senjata semata.

Di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 800-an pesantren dari yang asghor sampai yang kibar. Dari sekian banyak pesantren ini, tidak satu pun yang terdeteksi atau dicap pernah terlibat jaringan teroris manapun. Bisa dibilang, pesantren Tasikmalaya steril. Namun demikian, sebagai intansi pembina lembaga pendidikan Keagamaan Islam, Kementerian Agama senantiasa menjalin hubungan sebaik mungkin dengan sekuruh stake holder pendidikan keagamaan Islam termasuk pesantren. Pesantren senantiasa diharapkan menjadi garda terdepan benteng akhlak umat dan rahmatan lil’alamin menjadi wajah Islam sesungguhnya

 

Kontributor : Fajri Adi Nugraha

 


Dibaca: 101 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter