Pengurus DMI Cianjur Dikukuhkan, Kakanwil Harapkan Kolaborasi Semakin Erat

Pengurus DMI Cianjur Dikukuhkan, Kakanwil Harapkan Kolaborasi Semakin Erat

Cianjur (HUMAS Bidang Urais dan Binsyar)

Dewan Pegurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kab. Cianjur Masa Khidmat 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua DMI Jawa Barat, KH. Achmad Sidik, dengan Ketua terpilih yaitu H. Yosep umar AR, Rabu (29/9), di Hotel Yasmin Cianjur.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, yang mengikuti secara langsung pelantikan ini mengucapkan selamat mengemban tugas mulia dalam memakmurkan masjid di Cianjur.

"Sesuai dengan tema yang diusung yaitu Memakmurkan Masjid dan Dimakmurkan Masjid, menuju Cianjur Manjur dan Berakhlak Mulia, maka saya berharap dengan kepengurusan yang baru masjid-masjid di Cianjur dpat dijadikan pusat aktivitas masyarakat Cianjur terutama dalam hal kegiatan keagamaan," tutur Adib.

Ia menilai bahwa saat ini masjid tidak lagi hanya dijadikan tempat ibadah, tetapi bisa dijadikan pusat kegiatan kemasyarakatan.

Adib juga mengatakan bahwa ada 2 hal yang menjadi keterikatan Kementerian Agama dan Dewan Masjid Indonesia sangat erat yaitu yang pertama Kementerian Agama dan DMI tidak dapat dipisahkan.

"Hal ini disebabkan hubungan yang saling membutuhkan satu sama lainnya, maka dari itu sangat erat kaitannya terhadap kepentingan umat," ujar adib.

Kemudian, lanjutnya, tugas dan fungsi DMI merupakan bagian dari tanggung jawab Kementerian Agama Jawa Barat dalam hal ini yaitu tugas khusus dari Bidang Urais dan Binsyar.

"DMI merupakan mitra kerja Kementerian Agama Jawa Barat yang sangat dekat. Bahkan selama Pandemi Covid-19, DMI dan Kementerian Agama Jawa Barat saling bahu membahu mensosialisasikan protokol kesehatan," kata Adib.

Berbagai kebijakan Kementerian Agama yang mengatur peribadahan selama pandemi Covid-19, tambah Adib, merupakan salah satu upaya Kementerian Agama untuk melindungi umat dan menghindari terjadinya klaster penyebaran Covid-19 di masjid.

"Maka dari itu, DMI dan Kementerian Agama Jawa Barat selalu berkolaborasi membuat rangkaian kegiatan yang melibatkan DKM se-Jawa Barat untuk sosialisasi protokol kesehatan," ujar Adib.

Apabila terjadi permasalahan yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, Adib langsung melibatkan DMI setempat dan DMI Jawa Barat dalam penyelesaiannya.

"Kolaborasi ini diperlukan untuk meredam permasalahan yang terjadi sehingga tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan," ujar Adib.

Adib juga mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh DMI Cianjur dengan Kementerian Agama, Kepolisian, TNI, dan aparat keamanan lain untuk berkomitmen saling menjaga kestabilan dan keamanan masjid serta para ulama.

Ketua DMI Jawa Barat, KH. Achmad Sidik, menegaskan bahwa DMI merupakan ormas keagamaan yang bersifat plural. "Dalam artian di dalam tubuh DMI terdapat berbagai macam organisasi keagamaan seperti ada yang dari NU, Muhammadiyah, Persis, dan lainnya. Saya berharap perbedaan pandangan tidak menghalangi kesolidan untuk memakmurkan masjid demi kemaslahatan umat," tegas Achmad Sidik.

"Saya ucapkan selamat menunaikan tugas mulia dan kembangkan kreativitas dan inovasi untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid," tutup Achmad Sidik.

Kontributor: Novam Scorpiantrien    


Dibaca: 49 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter