Penegak Pramuka MAN 4 Karawang Mengikuti Lomba Film Pendek di antara 1500 Peserta Pramuka se-Provinsi Jawa Barat

Penegak Pramuka MAN 4 Karawang Mengikuti Lomba Film Pendek di antara 1500 Peserta Pramuka se-Provinsi Jawa Barat

Kutawaluya ( INMAS Kab Karawang )
Tak hanya mengikuti lomba Festival Film Pendek Guru yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, lomba MYRES, IRMA  Jawa Barat serta lomba lainnya yang diikuti pada akhir-akhir minggu ini, siswa dari MAN 4 Karawang kembali beraksi meskipun masih terjebak dalam situasi Pandemi COVID-19. Tak kalah saing dengan yang lainnya, pada kesempatan kali ini Penegak Pramuka MAN 4 Karawang mewakili MAN 4 Karawang mengikuti lomba Film Pendek KIE Keamanan Obat dan Makanan yang dibuka sejak 21 Juni 2021 dan akan ditutup pada 30 Juli 2021 mendatang. Lomba ini diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat dan berkolaborasi dengan BPOM Bandung. Siswa yang dilibatkan sebagai pemeran Pramuka Puteri meliputi Annisa Nurul Azhar, Ayu Susilo, Fitri Amelia, Nazwa Nurafiani, Ulfah Syarifah beserta satu siswa lain sebagai pemeran pendukung yaitu Fauziah Salsabila dengan judul 'Penyelamat Nasib Perut'. Juga pemeran Pramuka Putera meliputi Perdian, Dindin Zaenal Haq, Irgi Ahmad Algifari, Muhammad Fikri Turmudzi dan Adit Pramudita dengan judul 'Karena Overdosis'.
Lomba Film Pendek KIE Obat dan Makanan aman ini tentunya akan memeriahkan media sosial, khususnya Platform YouTube yang menjadi sarana untuk mengunggah video. Karena peserta yang dilibatkan merupakan suluruh Penggalang dan penegak Pramuka se-Provinsi Jawa Barat dan diprediksikan akan mencapai 1500 video dalam lomba ini. "Ayo Pramuka Penggalang dan Penegak se-Provinsi Jawa Barat pada masa pandemi COVID-19 ini, dalam menyongsong Kemerdekaan, mari kita tetap berkontribusi untuk mewujudkan Jawa Barat sehat dan Juara. Dengan mengirimkan karya terbaik berupa Film Pendek KIE obat dan makanan amab untuk Indonesia, dari Jawa Barat." tutur Dra. Susan Gracia Arpan, Apt., M.Si sebagai kepala BPOM Bandung.
Berdasarkan laporan BPOM,  pada tahun 2019 tercatat tingkat kasus keracunan yang cukup tinggi mencapai 2.377 kasus. Yang meliputi 235 kasus keracunan obat dan 265 kasus keracunan makanan. Sebagai salah satu upaya dalam menurunkan kasus keracunan obat dan makanan, penyelenggaraan lomba Film Pendek ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian generasi muda agar dapat menjadi kader yang dapat mensosialisasikan KIE Obat dan Makanan aman kepada masyarakat agar menghindari kesalahan dalam konsumsi obat dan makanan, terutama pada masa yang masih darurat COVID-19.
"Indonesia membutuhkan kontribusi Jawa Barat unruk peduli dengan Pandemi. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi, komitmen, dan peran aktif Pramuka Penggalang dan Penegak se-Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan obat dan makanan aman di Provinsi Jawa Barat," tutur Hj. Atalia Praratya, S.I.P., M.Kom. sebagai Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat.
"Saya bangga karena siswa dapat terus berkarya meskipun pada saat pandemi seperti ini. Menjadi salah satu bagian dari sekitar 1500 video yang diunggah oleh para peserta se-Provinsi Jawa Barat, tentunya menjadi salah satu pencapaian besar untuk kami. Dengan mengikuti lomba ini, selain dapat mengimplementasikan tujuan dari terselenggaranya lomba KIE Obat dan Makanan, semoga dapat lebih mensosialisasikan MAN 4 Karawang terhadap masyarakat luas serta menunjukkan bahwa banyak siswa yang bisa mengembangkan potensi mereka yang tentunya dengan arahan dari para Mentor, Pelatih, atau Pendidik berpengalaman, dan tentunya kami akan senantiasa mengoptimalkannya," tutur Pak Abdul Rouf sebagai Pembina Pramuka MAN 4 Karawang.
Kontributor : Muhamim Sarifulloh / Nida


Dibaca: 47 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter