Pembinaan ASN Kab. Sukabumi, Kakanwil Ingatkan Integritas dan Netralitas

Pembinaan ASN Kab. Sukabumi, Kakanwil Ingatkan Integritas dan Netralitas

Kab. Sukabumi (INMAS Bagian Tata Usaha)

Untuk meningkatkan kualitas ASN, Kankemenag Kab. Sukabumi menyelenggarakan Pembinaan ASN di lingkungan Kankemenag Kab. Sukabumi dengan keynote speaker Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib. Selain pembinaan, kegiatan ini juga merupakan silaturahmi Kakanwil dengan ASN di Kankemenag Kab. Sukabumi, Kamis (15/10), di Hotel Sukabumi Indah, Kab. Sukabumi.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana Kakanwil mengunjungi Kab. Sukabumi dan bertemu langsung dengan ASN di lingkungan Kankemenag Kab. Sukabumi. Setelah sebelumnya hanya berkesempatan bertemu secara virtual melalui zoom meeting untuk peresmian Masjid Jami Annuur yang berlokasi di dalamm lingkungan Kankemenag Kab. Sukabumi.

"Akhirnya, saya bisa bertemu langsung dengan bapak dan ibu yang berada di Kankemenag Kab. Sukabumi. Semoga pertemuan ini menjadi berkah untuk kita semua," buka sambutan Adib.

Pada kesempatannya, Adib, memberikan pengarahan mengenai peningkatan kompetensi dan pemahaman sebagai ASN yaitu integritas dan netralitas.

"ASN Kementerian Agama harus memiliki integritas, hal ini sudah disebutkan di dalam 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama," tuturnya.

Sikap integritas diperlukan untuk kemajuan Kementerian Agama, Adib menekankan bahwa integritas dapat membawa kemajuan bagi Kementerian Agama karena ASN yang berintegritas mampu memahami tugas dan perannya serta kebijakan yang berlaku.

"Untuk meningkatkan integritas adalah dengan nilai ibadah karena integritas paling tinggi adalah keikhlasan dan ketakwaan," tegasnya.

Kemudian netralitas, Adib, menjelaskan bahwa ASN harus dapat melayani masyarakat tanpa membeda-bedakannya.

Adib juga menyoroti situasi dan kondisi di Kab. Sukabumi yang akan menghadapi Pilkada yaitu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

"Menghadapi situasi ini kita sebagai warga negara yang baik memang harus memiliki pilihan tetapi sebagai ASN kita dilarang untuk ikut dalam kampanye politik tersebut," terangnya.

 Adib beralasan karena ASN memiliki peran melaksanakan setiap kebijakan publik pada bidangnya. "Apabila ada ASN yang melakukan diskriminasi dalam pelayanan publik maka sesuai dengan regulasinya ASN tersebut bisa mendapatkan sanksi," jelasnya.

Setelah sebagai pelaksana kebijakan, ASN juga sebagai pelayan publik. "Maka dari itu ASN harus bisa menjadi contoh atau tauladan yang baik bagi masyarakat," ucapnya.

"Dan yang terakhir adalah ASN sebagai pemersatu bangsa. Saat ini, Kementerian Agama menggagas Early Warning System atau Sistem Deteksi Dini untuk menjaga kerukunan umat beragama," ungkapnya.

Ia menganggap bahwa Kementerian Agama jangan hanya menjadi pemadam kebakaran tetapi harus bisa mencegah terjadinya konflik kerukunan umat beragama. "Menjaga kerukunan umat beragama merupakan tugas utama bagi Kementerian Agama," ujarnya.

Adib berharap ASN Kankemenag Kab. Sukabumi dapat terus meningkatkan inovasi dan kreasinya serta memberikan pelayanan prima kepada umat.  

"ASN Kankemenag Kab. Sukabumi juga harus dapat bersinergi dengan pemerintah daerah setempat dalam menjaga kerukunan umat beragama dan menyukseskan program kinerja Kementerian Agama," pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian Masjid Jami Annuur Kab. Sukabumi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, yang didampingi oleh Kepala Kankemenag Kab. Sukabumi, Abas Resmana.

Kontributor: Novam Scorpiantrien


Dibaca: 32 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter