Neirna Wakili Jabar ke Tingkat Nasional

Neirna Wakili Jabar ke Tingkat Nasional

Soreang (HUMAS Bidang Penais, Zakat dan Wakaf)

Neirna Yayah Daryati, dari  Kota Bandung berhasil meraih juara pertama  Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021. Neirna berhasil meraih nilai 82,40 dengan program unggulan Refleksi Pembelajaran bagi Pecandu Shabu.

Penghargaan diserahkan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Jamaluddin, M. Si.,  di Hotel Grand Sunshine  Soreang Bandung, Sabtu (11/09/2021. Dengan prestasi ini Neirna memperoleh tiket untuk mengikuti ajang yang sama, mewakili Jawa Barat di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta. 

Juara 2 diraih Mursana,  peserta dari Kabupaten Cirebon, dengan nilai 79,93 memiliki program unggulan Bimbingan pada PSK di Cirebon. Juara 3 Zulfah,  dari Kota Depok, nilai 76,93 dengan program unggulan Minyak Jelantah Menjadi Berkah.

Sementara juara harapan 1  Judi Muhyiddin,  dari Kabupaten Bekasi, nilai 76, 53 dengan program unggulan bertema IT sebagai Media Dakwah. Harapan 2 Drs. H. Wiwin, nilai 76, 13 dengan program unggulan Kampanye Prokes Covid-19. Harapan 3 Rahmi Baroroh dari Kab. Bandug, nilai 75,08 dengan program unggulan Tohaga Lodaya Berbasis Masjid.

Sangat strategis

Kakanwil Kemenag Jabar, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kabid Penaiszawa, Drs. H. Jamaluddin, M. Si.,  mengatakan, peran pnyuluh sangat strategis dalam layanan masyarakat melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan. Dalam pelaksanaan tugasnya memerlukan perhatian yang serius dalam mengemas pelaksanaan program. Terutama program unggulan bagi penyuluh yang harus di dukung dengan referensi yang jelas, juga teknis penulisan karya tulis sesuai dengan pedoman.

Untuk penyuluh teladan sebagai  yang akan menjadi utusan Jawa Barat ke tingkat nasional, agar memperhatikan rekomendasi dari tim penguji. “Konsep yang dibuat supaya dibaca, dikoreksi dan dikritisi orang lain dalam rangka pengembangan ilmu. Karena karya tulis itu harus bagus,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan ini menjadi salah satu ajang yang tepat untuk mencari bakat SDM penyuluh, yang mampu dan berani mempertanggungjawabkan predikat atau label penyuluh sebagai agen Transformasi di tengah masyarakat. 

Dari ajang ini akan diketahui sampai sejauh mana keberanian penyuluh “memprovokasi” masyarakat dengan program aksi unggulan yang nyata, dan mampu mengubah masyarakat kearah kehidupan yang lebih baik, optimis, berkemajuan dan berkeadaban.

Kakanwil berharap bahwa ajang ini tidak hanya dijadikan kegiatan rutin tahunan, tapi bisa dijadikan motivasi dalam rangka meningkatkan kinerja para penyuluh Agama Islam di lapangan atau medan dakwah sebenarnya. Karena tugas dan tanggung jawab masih menanti sebagai bukti loyalitas kepada instansi Kementerian Agama. Selain itu masyarakat pun masih membutuhkan pencerahan.


Kontributor  : Eva Nurwidiawati


Dibaca: 88 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter