Mimbar Dakwah Sesi 84 : Cara Bersyukur

Mimbar Dakwah Sesi 84 : Cara Bersyukur

Oleh :

Yudi Yansyah S.Pd.i

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bojong Genteng

Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi

 

 

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدىْ وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْكَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ،  أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى خَاتَمِ اْلاَنْبِيَآءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ مُحَمَّدٍ وَّعَلى الِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَيَا عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

 

Hadirin rohimakumulloh

Marilah kita panjatkan segala puji dan puji syukur atas semua anugrah yang di berikan Alloh kepada kita. karena dengan  bersyukur kita akan mengetahui betapa besar anugrah yang harus kita syukuri.

Solawat dan salam kita haturkan pada Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan rasa syukur atas semua yang Nabi ajarkan kepada kita.

Firman Alloh Swt.:

Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.  (QS.Fathir : 30)

 

Pada kesempatan ini, saya jelaskan tentang bentuk dari perwujudan rasa syukur kita.

Syukur itu diwujudkan dalam tiga aspek, yaitu  :

1.         Syukur dengan hati, yaitu menyadari dan meyakini bahwa semua nikmat dan karunia yang diperoleh merupakan anugerah Allah dan berasal dari-Nya.

2.         Syukur dengan lisan, yaitu dengan memuji Allah sebanyak-banyaknya.

3.         Syukur dengan perbuatan, yaitu taat beribadah kepada-Nya dan menggunakan karunia itu untuk kebaikan.

 

Firman Alloh Swt.:

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS.Ibrohim : 7)

 

Mari kita renungkan, tentang semua yang kita  miliki, tentang semua kekurangan dan bersyukurlah. Bersyukur itu adalah bagaimana kita merasa berterima kasih atas semua kenikmatan yang di anugrahkan kepada kita. Bersyukur itu mengungkapkan rasa terima kasih atas semua yang di miliki.

 

Para pemuda, bersyukurlah atas semua kelebihan, bersyukurlah atas semua kekurangan dan bersyukurlah atas semua penderitaan yang terasa, dan bersyukurlah atas semua air mata yang membuat kita berduka. Dan bersyukurlah karena ada rahasia di balik rahasia, Maha sempurna Alloh beserta rencananya. Bersyukurlah kepada Alloh, pastilah Alloh Swt akan memberikan yang terbaik bagi kita

Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat, mohon ma’af atas segala kekurangannya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Mimbar Dakwah Sesi 86 : Ikatan Iman Yang Paling Kokoh

Jum'at, 16 Oktober 2020 / 29 Safar 1442

 

Ikatan Iman yang Paling Kokoh

 

عن أبي عبدالله (عليه السلام)

قَالَ: "مِنْ أَوْثَقِ عُرَى الْإِيمَانِ أَنْ تُحِبَّ فِي اللَّهِ، وَ تُبْغِضَ فِي اللَّهِ، وَ تُعْطِيَ فِي اللَّهِ، وَ تَمْنَعَ فِي اللَّهِ" .

 

Dari Abu Abdilla, ia(Rasulullah SAW) bersabda: tali iman yang paling kecil kuat,

“Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan hadits hasan) 

 

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1. Hadits di atas kita bisa mengetahui bahwa kita harus memberikan kecintaan dan kesetiaan kita hanya kepada Allah semata.

2. Kita harus mencintai terhadap sesuatu yang dicintai Allah, membenci terhadap segala yang dibenci Allah, ridla kepada apa yang diridlai Allah, tidak ridla kepada yang tidak diridlai Allah, memerintahkan kepada apa yang diperintahkan Allah, mencegah segala yang dicegah Allah, memberi kepada orang yang Allah cintai untuk memberikan dan tidak memberikan kepada orang yang Allah tidak suka jika ia diberi. 

3. Dalam pengertian menurut syariat, dimaksud dengan al-hubbu fillah (mencintai karena Allah) adalah mencurahkan kasih sayang dan kecintaan kepada orang-orang yang beriman dan taat kepada Allah Ta’ala karena keimanan dan ketaatan yang mereka lakukan. 

4. Sedangkan yang dimaksud dengan al-bughdu fillah (benci karena Allah) adalah mencurahkan ketidaksukaan dan kebencian kepada orang-orang yang mempersekutukanNya dan kepada orang-orang yang keluar dari ketaatan kepadaNya dikarenakan mereka telah melakukan perbuatan yang mendatangkan kemarahan dan kebencian Allah.

5. Ikatan iman yang paling kokoh adalah cinta dan benci karena Allah Subhanahu wa Ta'ala.

 

Tema hadist yang berkaitan dengan Al-Quran:

1. Mereka tidak akan mau berteman akrab dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang tersebut adalah kaum kerabatnya sendiri.

 

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ Dibaca: 6 Kali


Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter