Mengenal Lebih Dekat ‘Teks Berita’

Mengenal Lebih Dekat ‘Teks Berita’

Saat ini, seriring dengan perkembangan teknologi informasi, kita akan lebih mudah mengakses informasi melalui pemberitaan terutama di media online, situs berita, portal berita, bahkan di media sosial seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter, Youtube, dan lainnya.

Berita memiliki peranan penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui berita masyarakat bisa mengakses berbagai  informasi  kekinian (aktual) serta informasi faktual (berdasarkan fakta dan data).

Pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022, teks berita dipelajari pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII. Tentunya sebagai pelajar, kita mesti memahami terkait dengan teks berita serta ke depannya kita memiliki kemampuan untuk menyajikan sebuah berita.

Mengidentifikasi informasi pada sebuah berita merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap pelajar. Apalagi sehari-hari, kita sudah mulai menyajikan sebuah informasi misalnya kita menggunggah foto sebuah peristiwa/kejadian di media sosial seperti Facebook dan WhatsApp serta menulis narasi yang berkaitan dengan foto tersebut.

Agar informasi yang kita sampaikan dapat dipahami oleh pembaca, maka penting kita menyampaikan informasi secara utuh dalam pelajaran bahasa Indonesia terkait dengan berita ini harus memenuhi unsur 5 W dan I H (what, where, who, when, why, dan how) atau  ADIKSIMBA (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana). Nah, untuk mengetahui lebih mendalam apa itu ADIKSIMBA? Kita akan bahas pada tulisan ini.


  Apa berita itu?

Kata atau istilah “berita” berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta, vrit, yang artinya “ada” atau “terjadi”, dan vritta yang artinya “kejadian” atau “peristiwa”.

Berita dalam bahasa Inggris disebut news.  Kata news berasal dari kata new yang artinya “baru” –merujuk pada karakteristik berita sebagai informasi peristiwa yang baru terjadi atau hal baru bagi pembaca.

News juga dipahami sebagai singkatan dari empat arah mata angin: north, east, west, south —merujuk pada isi berita berupa informasi peristiwa dari semua penjuru dunia.

Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online berita yaitu cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Berita juga berarti kabar, laporan, dan pemberitahuan (pengumuman).

Menurut Kang Romel berita  merupakan salah satu produk atau karya jurnalistik, selain feature dan artikel. Secara umum, berita adalah informasi tentang peristiwa yang terjadi. Mencari bahan berita kemudian menyusunnya merupakan tugas pokok wartawan dan bagian redaksi sebuah penerbitan pers (media massa).

Menurutnya, berita merupakan sajian utama media massa, baik media cetak (surat kabar/koran, tabloid, majalah), media elektronik atau media penyiaran (radio dan televisi), maupun media siber (media online, situs berita, portal berita).

Berita menampilkan fakta, tetapi tidak setiap fakta merupakan berita. Berita biasanya menyangkut orang-orang, yaitu apa yang dilakukan dan/atau dikatakan, tetapi tidak setiap orang bisa dijadikan berita.

Menurut Kang Romel berdasarkan pengertian berita dari berpakar pakar, pada intinya berita  merujuk pada informasi atau laporan tentang peristiwa terbaru, menarik, dan penting diketahui publik.

Unsur Berita

James B. Roston dalam Your Newspaper (romeltea.com)  menyebutkan, berita itu haruslah benar, lengkap, tidak berat sebelah (berimbang), dan aktual.

Sebuah peristiwa yang bernilai berita akan dilaporkan wartawan/media kepada publik meliputi elemen atau unsur berita yang terangkum dalam 5W1H: Who, siapa yang terlibat dalam kejadian (unsur orang/manusia), What, peristiwa apa yang terjadi (unsur peristiwa), Why, Mengapa peristiwa terjadi (unsur latar belakang/sebab), When, kapan peristiwa terjadi (unsur waktu),  Where, di mana peristiwa terjadi (unsur tempat), How, bagaimana peristiwa terjadi (unsur kronologis peristiwa).

Untuk mempermudah mempelajari unsur-unsur berita, Adik-adik bisa menyingkatnya dengan

akronim ‘ADIKSIMBA’ yaitu; apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana.


Contoh mengidentifikasi unsur-unsur berita:

Guru Dan Siswa Madrasah Kabupaten Bandung Barat Mengikuti Hening Cipta Indonesia

POSTED ON KAMIS, 15 JULI 2021

Batujajar (Inmas Kab.Bandung Barat)

Guru madrasah Kabupaten Bandung Barat mengikuti Hening Cipta Indonesia memanjatkan doa kepada Allah SWT, memohon perlindungan serta memohon agar wabah Covid-19 segera berlalu di Indonesia dan dunia yang digelar secara nasional dan serentak, Sabtu, 10/07/2021 pukul 10.07 WIB dilaksanakan selama 60 detik.

Kepala MI Al-Khoiriyah Bani Yusuf Batujajar, Diki Mufti Asiddiki berharap melalui Hening  Cipta Indonesia menjadi secercah harapan dan segenggam asa untuk negeri  Indonesia sehat dan bangsa Indonesia kuat.

“Secercah harap, segenggam asa, untuk negeriku sehat, bangsaku kuat,” harapnya.

Kepala MI Al-Khoriyah Bani Yusuf Batujajar melaksanakaan Hening Cipta Indonesia bersama guru dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua II, DPD Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Bandung Barat, Tubagus Wahyudi mengungkapkan melalui Hening Cipta Indonesia ada pelajaran berharga bahwa para guru madrasah perlu melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan alam sekitar untuk dijadikan ‘toga’, toko keluarga seperti menanam jahe, kencur, kemangi, dan tanaman lainnya.

Menurutnya, tanaman yang berkhasiat untuk dijadikan obat dapat ditanam di pekarangan atau pun ditanam dengan menggunakan pot.

Tubagus Wahyudi menambahkan bahwa hal tersebut dapat disampaikan oleh guru melalui pembelajaran daring kepada siswa dan orang tua siswa. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari implementasi kurikulum darurat di masa pandemi.

Sementara itu, Guru MA Al-Huda Cikalongwetan, Ai Nurhayati saat dihubungi (11/07/2021) mengatakan melalui Hening Cipta ia berdoa  bagi pribadi, keluarga, tetangga, dan masyarakat yang tertimpa musibah karena pandemi senantiasa diberikan kesehatan serta pandemi Covid-19 segera berakhir di Indonesia dan dunia.

Ia pun mengajak siswa MA Al-Huda secara daring untuk mengikuti Hening Cipta Indonesia, dengan membacakan surat Al-Fatihah sebanyak 3 kali dan berdoa agar masyarakat Indonesia senantiasa diberikan kesehatan dan pandemi ini segera berakhir.

“Alhamdulillah hening cipta berjalan dengan lancar, mudah-mudahan doa kita dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal’aalamiin,” pungkasnya.


Kontributor: Dadan Saepudin


Unsur-unsur berita

1.            Apa peristiwa tersebut? kegiatan Hening Cipta Indonesia.

2.            Kapan peristiwa tesebut? Sabtu, 10 Juli 2021

3.            Di mana berlangsungnya kegiatan tersebut? Di Bandung Barat.

4.            Siapa yang terlibat pada acara tersebut? Guru MI Al-Khoriyah Bani Yusuf Batujajar, Guru dan Siswa MA Al-Huda Cikalongwetan, serta Tubagus Wahyudi.

5.            Mengapa acara tersebut digelar? Hening Cipta Indonesia dilaksanakan dalam rangka  memohon perlindungan serta memohon kepada Allah SWT agar wabah Covid-19 segera berlalu di Indonesia dan dunia.

6.            Bagaimana kegiatan tersebut dilaksanakan? Hening Cipta Indonesia dilaksanakan secara nasional dan serentak pukul 10.07 WIB selama 60 detik.


Demikian ulasan mengenai pengertian berita dan unsur-unsur berita. Untuk melatih pemahaman mengenai unsur-unsur berita silakan Ananda mencari berita dan mengidentifikasi unsur-unsurnya.


Rujukan:

https://bandungbarat.kemenag.go.id/news/view/720 diakses pada 9 Agustus 2021.

https://romeltea.com/pengertian-berita diakses 26 Juli 2021.

https://typoonline.com/kbbi/berita diakses pada 9 Agustus 2021.

 

Oleh Dadan Saepudin, M.Pd.

Penulis, Guru bahasa Indonesia MTs Mathla’ul Anwar Sukaguna dan Ketua I DPD PGM Indonesia Kabupaten Bandung  Barat.


Dibaca: 17 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter