LPTQ Jawa Barat Lakukan Verfikasi Peserta MTQ Berbasis IT

LPTQ Jawa Barat Lakukan Verfikasi Peserta MTQ Berbasis IT

Soekarno Hatta, Kota Bandung–Dalam upaya mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke-34 di Kota Tasikmalaya pada bulan april mendatang, LPTQ Jawa Barat melakukan verifikasi terhadap data peserta MTQ kafilah kota dan kabupaten se-Jawa Barat yang berbasis IT.

Verifikasi data peserta untuk kafilah MTQ kota Bandung dilaksanakan pada hari Sabtu (20/2) di Hotel Lingga Bandung bersamaan dengan acara penutupan pembinaan Kafilah MTQ Tahap II. Tim verifikasi data peserta LPTQ Jawa Barat dipimpin langsung Ketua Tim nya yakni Dr. H. Dede Rodiana.  

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dalam lomba MTQ verifikasi data peserta dilakukan secara manual. Mulai tahun 2016 seiring dengan akan dilaksanakannya Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Jawa Barat mendatang LPTQ Jawa Barat melakukan verifikasi data peserta dengan sistem komputerisasi berbasis data.

Dalam keterangannya Dr. H. Dede Rodiana menyampaikan verifikasi data peserta berbasis IT artinya verifikasi dilakukan dengan sistem komputerisasi yang outpunya adalah database peserta yang tertata dengan lengkap. Sistem ini dibuat sebagai upaya untuk melakukan penataan dan pengelolaan administrasi khususnya untuk data peserta. Hal itu juga sekaligus menjawab kritikan-kritikan yang sering disampaikan oleh peserta MTQ dari Kota dan Kabupaten yang disinyalir adanya kecurangan dalam rekrutmen peserta dan sekaligus mencegah adanya peserta ‘nakal’ yang mengikuti event MTQ dengan menjadi wakil kafilah dari 2 atau 3 daerah dalam satu event lomba baik dalam cabang yang sama ataupun cabang yang berbeda.

Kelebihan lainnya dari sistem ini adalah nantinya LPTQ Jawa Barat dan LPTQ Kota/Kabupaten akan memiliki data base para peserta MTQ, dan pada saat pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Jawa Barat atapun Nasional tidak lagi direpotkan dengan teknis administrasi yang berulang-ulang karena data peserta sudah ada dalam data base.  

Dalam verifikasi data peserta berbasis IT ini dikengkapi dengan sidik jari peserta, artinya kata kunci atau password  untuk merubah data ini tidak bisa dilakuan sembarangan oleh setiap orang tetapi hanya bisa dilakukan  dengan menyertakan peserta yang bersangkutan.Verifikasi data peserta berbasis IT ini baru hanya dilakukan oleh LPTQ Jawa Barat, sebagai program pilot project penggunaan sistem ini terus di monitor oleh LPTQ Nasional dan apabila berhasil maka sistem ini akan digunakan untuk lomba MTQ tingkat Nasional dan disosialisasikan untuk digunakan oleh provinsi lainnya. 

Selain itu, ditegaskan oleh Dr. H. Dede Rodiana, bahwa LPTQ Jawa Barat membolehkan satu daerah merekrut peserta yang berasal dari daerah lain dengan catatan peserta tersebut mendapat izin dari LPTQ daerah asalnya dan peserta tersebut memang tidak diikutkan menjadi peserta pada kafilah MTQ didaerahnya.

“Proses peserta MTQ yang ingin ikut ke daerah lain dengan meminta ijin ke LPTQ daerah asal itu adalah etika saja, dan tentunya LPTQ daerah tersebut harus mengijinkannya”. Ucapnya.

“Dan hal itu merupakan bagian dari sebuah penghargaan kepada pondok pesantren atau lembaga pendidikan dimana peserta MTQ tersebut menimba ilmu, sekaligus memberikan kesempatan dan peluang kepada peserta yang tidak diikutkan di daerah asalnya untuk tetap menunjukan kemampuannya. Sehingga regenerasai peserta MTQ tetap berjalan dengan baik” Tambahnya.   

Kontributor: Goespar Kota Bandung


Dibaca: 54 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter