Kemenag Kota Bandung Dukung Program Pesantren Ramah Anak

Kemenag Kota Bandung Dukung Program Pesantren Ramah Anak

Jl. Peta (INMAS Kota Bandung)

Guna mewujudkan Kota Bandung sebagai Kota Layak Anak, Pemerintah Kota Bandung terus melakukan upaya persiapan dan penataan. Salah satu indikator terwujudnya Kota Layak Anak adalah adanya Pondok Pesantren yang ramah anak. Agar hal itu dapat terlaksana dengan baik, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung bersama dengan Kemenag Kota Bandung melaksanakan kegiatan Pemampuan Pesantren Ramah Anak (PRA) Tingkat Kota Bandung Tahun 2021 yang diselenggarakan di Hotel Grand Pasundan, Rabu (05/05/2021).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, dan diawali sambutan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, dr. Rita Verita dan Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Drs. H. Tedi Ahmad Junaedi, M.Si.

Turut hadir kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Drs. Momon Ahmad Imron Sutisna, M.M, Kepala Seksi Pd. Pontren Kemenag Kota Bandung, H. Iman Aminuddin, S.H., M.Kn.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bandung, Drs. H. Tedi Ahmad Junaedi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan mengenai Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren mengatur mengenai penyelenggaraan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat. Melalui Undang-Undang tentang Pesantren, penyelenggaraan Pendidikan Pesantren diakui sebagai bagian dari penyelenggaran pendidikan nasional.

Disampaikan Tedi untuk pengajuan pondok pesantren mengajukan izin operasional pondok pesantren baik melalui yayasan maupun badan hukum lainnya mengajukan ke kantor Kementerian Agama kabupaten/kota setempat. Persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya memiliki kelengkapan 5 (lima) unsur pokok pesantren, yakni kyai, santri, pondok atau asrama, masjid atau mushola, dan kajian kitab atau dirasah islamiyah.

Tedi menjelaskan bahwa program pondok pesantren ramah anak sesungguhnya bertujuan untuk menciptakan sebuah pondok pesantren yang menyenangkan untuk pertumbuhan anak melewati masa-masa remaja dan mempersiapkan mereka memasuki usia dewasa. Dengan demikian anak-anak dapat meningkatkan prestasi baik dalam belajar maupun aspek kemampuan lainnya.

“Pesantren ramah anak adalah usaha menciptakan pesantren dan lingkungan sekitarnya agar dapat membuat anak nyaman, bersih, betah, khusyu beribadah, senang belajar, bermain dan berinteraksi. pondok pesantren juga berperan aktif sebagai model pendidikan yang mengupayakan pencegahan tindakan kekerasan pada anak di lingkungan pendidikan.” jelas Tedi.

Tedi menegaskan dalam mewujudkan Kota Bandung sebagai kota layak anak, Kementerian Agama melalui madrasah dan pondok pesantren dapat akan senatiasa ikut berkontribusi dan berpartisipasi aktif karena salah satu indikator penting dalam mewujudkan Kota Bandung sebagai kota layak anak adalah memiliki sarana pendidikan baik sekolah/madrasah yang ramah anak.


Kontributor: Agus Saparudin

Editor : Nunik

Dibaca: 9 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter