Kemenag Jabar Terus Berbenah Perbaiki Indeks Kerukunan Umat Beragama

Kemenag Jabar Terus Berbenah Perbaiki Indeks Kerukunan Umat Beragama

Kab. Bandung (INMAS Bagian Tata Usaha)

Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenah RI menyelenggarakan Rapat Kerja PKUB dalam Mderasi Beragama Tahun 2021 selama 3 hari yaitu dari tanggal 9 - 11 Juni 2021 di Hotel Sutan Raja, Kab. Bandung. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekjen Kemenag RI, Nizar, dan peserta yang menghadiri kegiatan ini yaitu Kepala Bagian Tata Usaha dan Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, pada kesempatannya sebagai tuan rumah memberikan sambutannya. Adib menghaturkan rasa terima kasihnya kepada PKUB Kemenag RI karena telah menyelenggarakan kegiatan ini di Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung.

"Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini di Jawa Barat akan memberikan manfaat dan pembelajaran bagi kami agar Jawa Barat dapat memperbaiki indeks kerukunan umat beragama sesuai dengan hasil survey," tutur Adib.

Untuk mengubah citra tersebut, Adib, menjelaskan beberapa upaya yang sudah dilakukan oleh Kanwil Kementerian Agama Prov. Jawa Barat yang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

"Beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat serta Pengurus FKUB dan tokoh agama mendeklarasikan Rumah Bersama Umat Beragama. Dekalarasi ini juga dihadiri oleh Bapak Sekjen Kemenag RI yang mewakili Menteri Agama RI," terang Adib.

Adib mengatakan bahwa dengan adanya deklarasi ini menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi yang ramah terhadap semua umat beragama. 

Selain itu, sebagai komitmen Gubernur Jawa Barat untuk mewujudkan Jawa Barat toleransi umat beragama maka direncanakan akan dibuat Taman Mini Kerukunan Umat Beragama, dimana taman ini akan dibangun rumah ibadah semua umat beragama.

"Semoga rencana baik ini akan segera terlaksana," ucapnya.

Sekjen Kemenag RI, Nizar, pada kesempatannya menegaskan bahwa sebagai program prioritas Kementerian Agama RI, Moderasi Beragama harus dilaksanakan oleh seluruh pegawai Kementerian Agama. "Bahkan menjadi tugas utama kita untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat," tuturnya.

"Kedepannya untuk mewujudkan moderasi beragama akan menghadapi berbagai tantangan yaitu berkembangnya prilaku atau sikap beragama berlebihan atau ekstrim, berkembangnya klaim kebenaran atau pemahaman kehendak dengan penafsiran sepihak, dan semangat beragama yang tidak selaras dengan rasa cinta tanah air," jelas Nizar.

Tantangan ini, lanjutnya, merupakan tugas bersama kita untuk memperbaikinya agar tidak merusak persatuan dan kesatuan NKRI. 

Maka dari itu, Nizar, menginisiasi kegiatan pelatihan Moderasi Beragama di kalangan ASN Kemenag yang akan digelar serentak pada September - Desember 2021. 

Sekjen kembali mengaskan kepada Kanwil Kemenag provinsi dan kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan kegiatan penguatan Moderasi Beragama tersebut dan Kemenag akan melakukan evaluasi. 

Pada akhir arahannya, Nizar mengingatkan bahwa Program Prioritas Moderasi Beragama merupakan tanggung jawab dari tugas dan fungsi Kasubbag Ortala dan KUB sehingga harus dapat dikawal hingga berhasil.

Kontributor: Novam Scorpiantrien


Dibaca: 35 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter