Kasubbag TU: Tugas Guru PAI Sangat Berat

Kasubbag TU: Tugas Guru PAI Sangat Berat

Jl. KH. Abdul Halim Majalengka (Inmas Kab. Majalengka). Tugas guru Pendidikan Agama Islam itu sangat berat, karena urusannya berkaitan erat dengan masalah kehidupan dunia-akhirat. Pasalnya apa yang disampaikan guru PAI kepada anak bisa menjadi fatwa. Oleh karena itu pastikan apa yang disampaikan kepada anak itu benar dan tidak menyimpang. Dan yang terpenting adalah apa yang disampaikan sesuai dengan apa yang diperbuat. Jangan sampai perbuatan tidak sesuai dengan apa yang dikatakan. Itulah yang diingatkan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Majalengka, Drs.H. Dede Saepul Uyun, M.Ag kepada 60 guru-guru PAI peserta Workshop pengembangan pembelajaran dan Penilaian kurikulum PAI tahun anggaran 2016 di Rumah Makan Tiga Dara Majalengka, Selasa (10/5).

Dalam kesempatan tersebut juga, Kasubbag TU mengingatkan bahwa apa yang disampaikan harus disesuaikan dengan usia dan kondisi anak. Menurutnya karakter anak itu tidak bisa dibeli namun bisa dibentuk. Namun Pembentukan karakter tidak bisa dilakukan dengan penuh rasa egois, apalagi keras dan memaksakan diri. Pembentukan karakter akan berhasil jika guru-guru memahami dan mengetahui psikologis serta jiwa anak dengan baik. Dan ini semua sangat tergantung kepada guru selaku orang tua anak.

Lebih jauh, Pria yang nada bicaranya lembut dan menyentuh nurani ini menyampaikan pesan Sahabat Rasulullah Saw., Sayyidina Ali Kw. Menurut Ali, ada tiga prinsip yang harus dimiliki manusia untuk memahami dirinya sendiri.  Pertama, Jadilah didepan Allah sebagai orang yang paling baik. Jika Allah sandarannya maka harus menjadi yang terbaik. Ketika diihadapan diri sendiri jadilah orang yang terjelek. Ini agar ada motivasi untuk memperbaiki diri. Sedangkan ketika dihadapan manusia, maka Jadilah manusia biasa. Ketika dihadapan manusia inilah maka berikan konsep khoirunnas anfauhum linnas. Jika 3 prinsip ini dipegang teguh, maka manusia akan terhindar dari sifat sombong dan akan selalu mawas diri.

Dalam kegiatan dengan tema "Membangun komitmen guru PAI dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 sebagai sarana Revitalisasi Islam rahmatan lilalamin" ini Kasubbag TU meminta agar kegiatan ini menjadi ibadah dan ladang amal serta ajang untuk mencari ilmu. "Ikuti kegiatan ini dengan niat ibadah dan ilmu yang diperoleh agar diimplementasikan serta di share kesiapa saja dan dimana saja berada", ungkap Kasubbag TU menutup arahannya. 

Kontributor: Taupik Hidayat 

 


Dibaca: 63 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter