Kakemenag Kab. Sumedang Menhadiri Pengukuhan UPZ Kecamatan Dan Peluncurkan Program Suzud Baznas

Kakemenag Kab. Sumedang Menhadiri Pengukuhan UPZ Kecamatan Dan Peluncurkan Program Suzud Baznas

Kab. Sumedang-Pada hari rabu 10 Februari 2016 bertempat di aula Islamic center, Baznas kabupaten sumedang pengukuhan UPZ Kecamatan meluncurkan Program SUZUD (Sumedang Zakat Untuk Dhuafa), “Program pemberdayaan zakat yang dilaksanakan berdasarkan aksi Cipta, Bina dan Daya,” kata ketua Baznas Sumedang Drs. H. Ali Badjri. Menurut Ali Badjri program ini untuk menciptakan,membina dan memperdayakan berbagai aspek sumber daya yang berpotensi untuk dapat di kembangkan secara terintegrasi agar mampu mewujudkan daya dukung terhadap peningkatan taraf kehidupan umat Islam. “Program Utama Suzud meliputi Cipta Bina Daya Karsa Umat,Karya Umat,Insan Prestasi,Insan Peduli ,Insan Madani Dan Cipta Bina Daya Santosa Masjid,” kata Ali Badjri di hadapan Wakil Bupati Sumedang H Eka Setiawan sesaat sebelum melantik para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sumedang masa bakti 2016 – 2017 di Gedung Islamic Centre,Rabu (10/2). Namun, Ali Badjri menyadari,bahwa kunci keberhasilan program Suzud ini, terletak pada kerja sama dan dorongan dari berbagai pihak terkait, termasuk para ulama. “Marilah kita terus menjaga serta meningkatkan integritas dan kerja sama dalam mewujudkan optimalisasi pengololaan zakat,” katanya. Acara pelantikan dan peluncuran Suzud selain dihadiri wakil bupati sumedang, juga di hadiri Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, para Kepala SKPD dan Kepala Kementerian Agama Sumedang H. Hasen, S.Ag.M.Si. dan dalam kesempataan itu sebanyak 52 orang guru ngaji non pns mendapatkan santunan dari pihak baznas masing-masing Rp. 1 Juta, khusus bagi guru ngaji yang telah mengabdi 30 tahun mendapat piagam penghargaan, 10 pondok pesantren masing-masing Rp. 5 juta, 32 sarana keagamaan dan 21 lembaga dakwah keislaman juga mendapat bantuan masing-masing Rp. 1 juta. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang H. Hasen, S.Ag.,M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, Kemenag selalu mendukung dan mendorong kemajuan Baznas sumedang, salah satunya Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sumedang diwajibkan mengeluarkan zakat melalui BAZNAS Sumedang, yang menjadi perhatian, intinya kegiatan penerimaan zakat dan penyaluran zakat harus berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan dan harapan masyarakat. Sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian Agama bersedia memberikan bimbingan dan layanan meningkatkan kualitan pemberdayaan zakat di sumedang. Selanjutnya beliau mengajak kepada semua yang hadir untuk berdoa agar kita mendapat ketenangan baik untuk yang berzakat, pengelola dan penerima zakat, sehingga dengan adanya BAZNAS ini keinginan masyarakat dapat terjawab khususnya untuk membantu kaum dhuafa supaya menjadi sejahtera. Sementara itu Wakil Bupati H. Eka setiawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada BAZNAS yang telah banyak membantu Pemda melalui berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. “BAZNAS Sumedang memang layak menjadi yang terbaik sehingga mendapatkan BAZNAS Award tingkat nasional. Tentunya prestasi tersebut berdasarkan atas keberhasilan BAZNAS Sumedang dalam menjalankan program-programnya,” ucapnya. Keberhasilan yang dicapai BAZNAS Sumedang, lanjut Wabup, adalah hasil kerja sama yang baik antara BAZNAS dengan pihak pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun stakeholder yang terkait dalam pengelolaan zakat. “Banyak kreasi dan inovasi yang dilakukan oleh BAZNAS Sumedang dalam menghimpun dan mengelola dana umat. Tak heran banyak yang datang untuk studi banding,” tutur Wabup. Sehubungan dengan telah dilantiknya para pengurus UPZ tingkat kecamatan, Wabup berharap keberadaan UPZ tersebut dapat mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. (HS/NS) Kontributor: Nandang S.
Dibaca: 169 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter