Kakankemenag Pangandaran : Penyuluh harus Intens Sosialisasikan Prokes, jangan Kontraproduktif

Kakankemenag Pangandaran : Penyuluh harus Intens Sosialisasikan Prokes, jangan Kontraproduktif

Pangandaran (INMAS) ---- Penyuluh sebagai garda terdepan Kementerian Agama harus senantiasa sosialisasikan protokol kesehatan secara intensif kepada masyarakat.
“Jangan malah sebaliknya, kontraproduktif dengan program-program pemerintah,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran. H. Supriana saat melaksanakan sosialisasi SE Menag No. 21 tahun 2021 kepada para penyuluh, penghulu dan amil di KUA Kecamatan Pangandaran, Kamis (29/07).


Ia mengatakan bahwa sudah hampir 2 tahun, sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain. Tingkat penularan yang masih cenderung tinggi, hal ini dikarenakan tingkat disiplin prokes di masyarakat Indonesia yang masih rendah.


“Selain itu, juga ditambah dengan adanya tokoh-tokoh masyarakat yang memberikan informasi yang kontraproduktif dengan pemerintah,” imbuhnya didampingi Kasi Bimas Islam dan Kepala KUA Kec Pangandaran.


Ia berpesan kepada para penyuluh, sebagai bagian dari tokoh masyarakat yang menjadi rujukan bagi masyarakat agar lebih giat dan intensif dalam melaksanakan sosialisasi akan pentingnya protokol kesehatan kepada masyarakat.


“Mari bergandengan tangan untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk mensosialisasikan disiplin prokes bagi masyarakat,” tuturnya.


“Bekal kita untuk sosialisasi disiplin prokes, selain pengetahuan tentang kesehatan juga harus didasarkan pada pedoman dan edaran yang berlaku, salah satunya SE Menag yang selalu diperbaharui oleh Menag, yang terbaru adalah SE No. 21 tahun 2021,” ujarnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor juga menyampaikan rasa terimakasih kepada para penyuluh di Pangandaran yang telah bersedia menjadi relawan dalam proses pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Pangandaran.


Senada dengan Kepala Kantor, Kasi Bimas Islam Kab Pangandaran H. Ujang Sutaryat mengatakan bahwa SE Menag yang terus diperbaharui dari waktu ke waktu merupakan bukti keseriusan Menteri Agama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.


“Penyuluh baik PNS maupun Non PNS langsung bersentuhan dengan masyarakat, dengan situasi seperti ini memberikan tambahan tanggung jawab dan tugas bagi penyuluh untuk turut andil dalam mengedukasi masyarakat terkait disiplin prokes,” ujarnya.


Kasi Bimas Islam juga memotivasi para penyuluh agar senantiasa mendokumentasikan setiap kegiatan sosialisasi ke dalam aplikasi, sebagai bahan evaluasi sejauhmana penerapan SE Menag di masyarakat.


 “Ini adalah satu kesempatan untuk memberikan kinerja terbaik kita,” pungkasnya.


Didah


Dibaca: 18 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter