Kakankemenag Pangandaran : Covid-19 Nyata bukan Konspirasi

Kakankemenag Pangandaran : Covid-19 Nyata bukan Konspirasi

Sidamulih (INMAS) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran H. Supriana menegaskan bahwa pandemi Covid-19 adalah nyata dan bukan merupakan sebuah konspirasi.

"Tantangan besar dalam penanganan Covid-19, msh ada tokoh masyarakat yg menganggap pandemi ini adalah suatu konspirasi," ujarnya saat melaksanakan sosialisasi SE Menag No. 21 tahun 2021 kepada para penghulu, penyuluh dan amil di KUA Kecamatan Sidamulih, Kamis (29/07).

Oleh karenanya, ia mengatakan bahwa hal ini merupakan tugas penyuluh dan penghulu sebagai garda terdepan Kemenag untuk meluruskan informasi-informasi yang kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah, termasuk informasi-informasi hoax yang bertebaran di media sosial.

"Tugas kita, yang pertama adalah mengedukasi masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan 5M, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas dan interaksi" ujarnya.

"Juga terus mendorong, sosialisasi akan pentingnya vaksinasi kepada masyarakat," imbuhnya.

Kepala kantor juga berpesan agar melaporkan setiap kegiatan sosialisasi ke dalam aplikasi yang telah disiapkan oleh Kemenag Pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bimas Islam, H. Ujang Sutaryat mengatakan bahwa Surat Edaran yang senantiasa diperbaharui oleh Menteri Agama, menunjukkan keseriusan Menag untuk memutus penyebaran Covid-19.

Oleh karenanya, ia meminta kepada para penyuluh sebagai bagian dari Kemenag harus senantiasa mendukung dan mensosialisasikan regulasi pemerintah sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Penyuluh merupakan garda terdepan Kemenag, di samping menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat, juga berperan dalam menyampaikan kebijakan dan regulasi pemerintah, salah satunya adalah Surat Edaran Menag," tutupnya.


Didah


Dibaca: 30 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter