DKM Al Ikhlas Salurkan 4 Sapi dan 30 Kambing untuk Masyarakat

DKM Al Ikhlas Salurkan 4 Sapi dan 30 Kambing untuk Masyarakat

Jl. Jend. Sudirman (INMAS Bidang Penaiszawa)

Tahun ini, perayaan Iduladha masih dalam suasana Pandemi Covid-19 bahkan untuk menekan lajunya penyebaran Covid-19 dengan varian terbaru, pemerintah menerbitkan kebijakan PPKM Darurat yang mulai diberlakukan dari tanggal 3 - 20 Juli. Maka dari itu, Kementerian Agama menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 dan 17 tahun 2021 terkait pelaksanaan peribadatan, Salat Iduladha, dan Kurban tahun 1442 H untuk wilayah di luar PPKM Darurat dan wilayah PPKM Darurat Jawa dan Bali.

Maka dari itu, Jawa Barat sebagai bagian yang termasuk dalam wilayah PPKM Darurat memiliki kewajiban untuk mematuhi surat edaran tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, selalu menekankan bahwa Salah Iduladha sebaiknya dilaksanakan di rumah bersama keluarga dan pelaksanaan kurban harus tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

"Kurban tetap harus kita laksanakan karena dengan berkurban kita sudah membagikan berkah kita kepada masyarakat yang saat ini sedang dalam kondisi sulit," ujar Adib.

Maka dari itu, Adib, memerintahkan Bidang Penaiszawa di bawah komando Kepala Bidang Penaiszawa, Jamaluddin, untuk tetap menggalakkan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar dan stakeholder untuk berkurban melalui DKM AL Ikhlas.

Kabid Penaiszawa melalui Kasi Pengembangan Seni Budaya Islam, Musabaqoh Al Quran dan Hadist yang juga merangkap sebagai Wakil Ketua Panitia Kurban menjelaskan bahwa DKM Al Ikhlas berhasil mengumpulkan 4 sapi dan 30 kambing yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui DKM terdekat dan ormas.

"Pembagian hewan kurban kepada masyarakat melalui ormas sudah kami lakukan sebelum Iduladha dan hari ini DKM Al Ikhlas melalukan pemotongan hewan kurban yaitu 3 ekor sapi yang diperuntukkan bagi pegawai honorer atau PPNPN dan DKM terdekat," jelas efendi.

Pemotongan hewan kurban, lanjutnya, dilakukan di Rumah Potong Hewan Cirangrang Kopo dan nanti akan diditribusikan atau diantar langsung ke penerima hewan kurban.

Efendi mengatakan bahwa pemotongan hewan kurban haru dilakukan sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan di masa PPKM darurat. "Hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan sehingga tidak terjadi penularan Covid-19," ucapnya.

Adapun 4 sapi tersebut berasal dari Kabag TU dan Kabid, FKKBIH Jawa Barat, dan BJBSyariah, sedangkan 30 kambing berasal dari titipan pegawai dan lainnya.

Kontributor: Novam Scorpiantrien 


Dibaca: 34 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter