Dibiayai SBSN, Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Cipedes Kini Megah

Dibiayai SBSN, Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Cipedes Kini Megah

Cipedes - Kota Tasikmalaya (Humas - Bidang Urais dan Binsyar)

Salah satu instrumen fiskal strategis yang digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional adalah proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), khususnya melalui pembangunan infrastruktur dan sarana / pra-sarana layanan kepada masyarakat. 

Kementerian Agama sudah mendapatkan aliran dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga ada peran dari (Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk ikut serta dalam proses pengawasan dan pengendalian terhadap program-program SBSN yang diterbitkan atas inisiatif Kementerian Keuangan.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan pembangunan 135 unit Balai Nikah dan Manasik Haji pada tahun 2021. Jawa Barat mendapatkan jatah pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji sebanyak 9 lokasi. Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji ini merupakan salah satu bagian peningkatan fungsi KUA, Mengingat saat ini banyak KUA di Indonesia berada dalam kondisi kurang layak sebagai tempat pelayanan publik.

Setelah mendapatkan kesempatan pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Bungursari pada 2020, Kemenag Kota Tasikmalaya mendapatkan kepercayaan kembali pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Cipedes. Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Cipedes berlokasi di Jl. Cindramerta No. 2 Perum BRP Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Pembangunan gedung KUA tersebut bersumber dari dana SBSN dengan jumlah Rp. 1.420.000.000,00. 

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag., Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Cipedes dibangun diatas tanah seluas 490 m2 dengan bangunan dua lantai. Sejarah didapatkannya tanah ini adalah sejak tahun 2013, status tanahnya masih hak guna pakai dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Tasikmalaya. 

“Tahun 2013 Pemkot Kota Tasikmalaya berbaik hati dari status tanahnya Hak Guna Pakai, kemudian dihibahkan. Kemudian tahun 2019 KUA Cipedes sudah mendapatkan sertifikat atas nama Kemenag Kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Lebih lanjut karena status tanah sudah milik Kemenag, pada tahun 2019 diusulkan pembangunannya dengan pembiayaan SBSN dengan usulan sertifikasi di tahun 2020, pada tahun 2021 dimulai pembangunannnya menargetkan 150 hari kerja.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Tasikmalaya H. Danial Abdul Holik, M.Si. mengungkapkan Gedung Balai Nikah dan manasik Haji KUA Kecamatan Cipedes sudah rampung bahkan lebih cepat dari target 150 hari hari kerja. Gedung Balai Nikah akan digunakan nantinya oleh Kepala KUA, para penghulu, Penyuluh Fungsional, JFU, dan Penyuluh Agama Islam Non PNS sebanyak 8 orang.

“KUA Cipedes bangunannya dulu kurang refresentatif jika melihat dari fasilitasnya dan jumlah penduduk yang padat di KUA Cipedes, dana SBSN ini dapat memberikan peningkatan pelayanan dan insyallah memuaskan dari sarana dan prasarana,” jelas H. Danial.

Menurut PPK Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Cipedes Utin Saltini, S.Ag., M.Si, hingga 23 September 2021, selain bangunan gedung sudah selesai sempurna dilengkapi dengan pagar, taman, dan fasilitasi diluar gedung yang terus dilengkapi, kini juga beberapa mebeler sudah terpasang.

Menurut Kepala KUA Kecamatan Cipedes Drs. H. Abdul Wahab, tahun 2020 jumlah pernikahannya berjumlah 720 peristiwa. Lebih lanjut H. Abdul Wahab juga mengungkapkan bahwa KUA Cipedes berada di wilayah kota, dengan jumlah penduduk yang cukup padat, sehingga diperlukan sarana dan prasarana yang memadai.

Berdasarkan E-Book dari 'Kecamatan Cipedes dalam Angka' dalam website Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya, bahwa tahun 2020 Kecamatan Cipedes mendapatkan peringkatan 4 penduduk terpadat di Kota Tasikmalaya dengan prosentase 11,78% dengan luas Kecamatan 8,58 KM2

 “Bangunan KUA Cipedes sebelumnya kurang refresentatif karena jumlah pernikahannya cukup padat, belum lagi kurang lebih 30-40% terjadi pernikahan di Kantor KUA, sehingga pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Cipedes menjadi hal yang sangat disyukuri sehingga pelayanan kedepannya semakin maksimal,” ungkapnya.

Dengan adanya pembangunan yang dtelah selesai, diharapkan KUA menjadi gedung yang lebih representatif dan sesuai juknis serta arahan. Selain berfungsi sebagai tempat legalisasi suatu pernikahan, gedung ini juga diharapkan bisa digunakan untuk memberikan bimbingan umat beragama. Karena tugas KUA selain menikahkan juga memberikan pelayanan prima lainnya.

Berikut layout Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Cipedes 


Kontributor : Shinta Wulan Anggraeni 

Editor : Tri Budiono



Dibaca: 57 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter