Dialog Kasi PD Pontren & Mahasiswa IAIN Syeh Nurjati : Ponpes Harus Patuhi Protokol COVID19

Dialog Kasi PD Pontren & Mahasiswa IAIN Syeh Nurjati : Ponpes Harus Patuhi Protokol COVID19

Jalan Terusan Pemuda Cirebon (INMAS Kota Cirebon)

Penerapan protokol kesehatan covid-19 menjadi kewajiban tiap-tiap penduduk Indonesia, tak terkecuali santri yang tengah mondok di pesantren-pesantren Kota Cirebon. Tak heran jika santri pun turut membiasakan diri dalam penerapan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman.

Hal ini diamini oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Riana Anom Sari, SE saat berbincang dengan empat mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tengah praktik lapangan (16/9).

“Santri di pesantren-pesantren Kota Cirebon diarahkan untuk berperan serta menjaga kesehatan dari covid-19 dan penyakit lainnya,” ungkapnya.

Terlebih, santri berada dalam lingkungan yang cenderung terjaga karena mereka tidak setiap saat dapat keluar masuk area pesantren. Begitu juga mereka tidak dapat senantiasa menerima tamu dari luar. Kendati demikian, penerapan protokol covid-19 harus tetap dilaksanakan para santri.

“Pondok pesantren yang ingin membuka kegiatannya harus memenuhi standar covid yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kemudian ketika santri datang, mereka harus mematuhi prosedur dan pihak pondokan menyiapkan sarana kesehatan covid-19, seperti tempat mencuci tangan dan thermogun,” sambungnya.

Lebih lanjut, dirinya menghimbau santri untuk terus berolahraga, makan teratur, dan minum vitamin agar lebih tahan terhadap ancaman penyakit.

Kontributor: Feni/Ayu/Haji Arif Arofah

Editor : Tri Budiono


Dibaca: 13 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter