Bupati: Perjuangan Pahlawan Nasional Wajib Kita Teladani

Bupati: Perjuangan Pahlawan Nasional Wajib Kita Teladani

Sukarame-Kab.Tasikmalaya – 25 Februari 1944 adalah hari bersejarah bagi masyarakat Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dan bahkan Bangsa Indonesia, karena saat itu sekitar 72 tahun yang lalu, salah seorang putera terbaik Tasikmalaya dan para santrinya telah secara tulus mengorbankan jiwa, raga dan harta demi meraih kemerdekaan yang kita nikmati saat ini, mereka rela meninggalkan istri, anak dan orangtua hanya untuk membela dan memperjuangkan rakyat Indonesia bebas dari belenggu penjajahan dan penindasan. Tutur Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, SE saat menyampaikan Sambutan pada acara resepsi Peringatan Perjuangan Pahlawan Nasional As-Syahid KHZ. Mustafa Sukamanah, Kamis, (25/02/2016) di Komplek SMP/SMA Sukamanah Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya.

Pak Uu (sapaan Bupati Tasikmalaya) menambahkan bahwa Menghadapi situasi Negara dan bangsa sebagaimana saat ini, apa yang kita lihat dan rasakan bersama, maka kita perlu tinggi-tinggi jiwa agung dan revolusioner yang terkandung dalam setiap peringatan perjuangan pahwalan bangsa. Salah satu tokoh nasional yang paling menonjol mengangkat arti pahlawan yang sebenarnya adalah Bung Karno. Dalam pidato hari pahlawan 10 November 1961, presiden sukarno berpesan, “ Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya.
Untuk itu Pak Uu mengajak untuk bertekad bersama dalam menjunjung tinggi semangat revolusioner dalam mengabdi untuk kepentingan rakyat, bangsa dan Negara.

Pak Uu menambahkan dengan maraknya berbagai upaya sistematis yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menghancurkan bangsa ini, maka momentum peringatan perjuangan pahlawan nasional KH. Zainal Musthafa ke-72 dan Tasyakur Hari Jadi PEsantren Sukamanah ke-89 serta Reuni alumni ini sangat tepat kiranya untuk jadikan sebagai wahana meneladani nilai-nilai spiritual dan intelektual perjuangan pahlawan nasional KH. Zainal Musthafa dalam konteks wawasan kebangsaan. Hal ini bertujuan agar nilai-nilai tersebut tetap perpatri pada jiwa para penikmat kemerdekaan yang telah beliau tebus dengan jiwa dan raganya, serta dapat mengilhami mereka untuk segera mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kontributor: Fajri Adi Nugraha


Dibaca: 92 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter