BPJS Ketenagakerjaan Perluas Penrlindungan Tenaga Pendidik Keagamaan Jawa Barat

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Penrlindungan Tenaga Pendidik Keagamaan Jawa Barat

Jl. Lembong (HUMAS Bidang Pendidikan Madrasah)

Setelah Jawa Barat menerima penganugerahan Rekor MURI Kategori Perlindungan Program Jamsostek kepada Tenaga Pendidik Keagamaan Terbanyak Tingkat Nasional, maka ini menjadi penyemagat untuk terus memperluas perlindungan tersebut. BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi secara daring dan luring dalam pembahasan ini, Rabu (13/10), di Hotel Crowne Plaza Bandung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Yusuf, dan Kepala Bidang PD Pontren, Abdurhaim, pada kesempatannya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kehidupan para guru agama atau tenaga pendidik keagamaan.

"Saya juga mau mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan program perlindungan tersebut sehingga tenaga pendidik keagaam atau guru PNS dan Non PNS dapat lebih terjamin kehidupan dan keselamatannya," kata Adib.

Jumlah guru non PNS di Jawa Barat, sangatlah banyak, tambahnya, tetapi kesejahteraan mereka masih jauh dari layak. "Sehingga dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini akan sangat membantu para guru tersebut," ujarnya.

"Saya berharap perlindungan yang sudah ada saat ini dapat diperluas agar semakin banyak guru keagamaan yang dapat merasakan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," harap Adib.

 Dodo Suharto, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, menerangkan bahwa jaminan yang diberikan kepada tenaga pendidik keagamaan ini adalah jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Besarnya manfaat perlindungan ini telah dirasakan oleh para peserta yaitu ada 42 peserta BPJS Ketenagakerjaan yang wafat dan ahli warisnya telah kami berikan haknya," ujar Dodo.

Masih pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, Barnas Ajidin, mengatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk membantu terwujudnya visi misi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yaitu memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik keagamaan.

"Perlindungan yang diberikan untuk para guru agama dan keagamaan tersebut merupakan upaya menuju Jabar Juara Lahir Batin. Kedepannya perlindungan ini tidak hanya terfokus pada guru keagamaan Islam tetapi agama lain juga agar terjadi pemerataan," ujar Barnas.

Mengakhiri sambutannya, Barnas bertekad bahwa dengan adanya perlindungan jaminan untuk para guru keagamaan ini akan memberikan semangat dan rasa percaya diri agar terus dapat mengabdi dalam mendidik generasi bangsa.

Kontributor: Novam Scorpiantrien


 



 



Dibaca: 28 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter