Banjir Landa Subang dan Indramayu, Direktur PD Pontren Langsung Berikan Bantuan

Banjir Landa Subang dan Indramayu, Direktur PD Pontren Langsung Berikan Bantuan

Subang (INMAS Bidang PD Pontren)

Saat ini Jawa Barat sedang diguyur hujan terus menerus dan akibatnya beberapa daerah mengalami bencana banjir. Hal inilah yang dirasakan masyarakat Kab. Subang dan Kab. Indramayu, tak luput pula beberapa Pondok Pesantren, MDTA, LPQ terkena imbas dari banjir tersebut. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono, langsung mengunjungi pondok pesantren yang terkena musibah banjir dengan membawa bantuan, Sabtu (20/2).

Kepala Bidang PD Pontren, Abdurahim, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, turut mendampingi Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren beserta rombongan yang terdiri dari Kasubdit di lingkungan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

Pada ucapan selamat datang dan terima kasihnya, Ohim biasa disapa, menjelaskan memang beberapa pekan ini daerah-daerah di Jawa Barat banyak terkena banjir. "Termasuk Kab. Subang dan Kab. Indramayu yang beberapa waktu lalu terkena banjir yang sangat dasyat. Ini adalah fenomena alam yang sulit kita tolak, bahkan dengan adanya bencana ini kita mengambil hikmah mengenai kepedulian kita bersama," ungkap Ohim.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Direktur beserta rombongan yang telah bersedia langsung meninjau ke lokasi dan membawa bantuan yang sekiranya dapat meringankan beban mereka yang terkena musibah banjir ini," tutur Ohim.

Menyambut hangat ucapan selamat datangnya, Wahono, langsung mengungkapkan bahwa bantuan yang dibawa ini akan didistribusikan kepada pondok pesantren, MDTA, dan LPQ yang terkena musibah banjir dan direkomendasikan oleh Kakankemenag Kab. Subang dan Indramayu.

"Bantuan ini tidak seberapa dibandingkan kerugian yang dialami oleh korban banjir, tetapi dapat mengurangi sedikit dari beban yang ada," ujarnya.

Menghadapi musibah banjir ini, Wahono meminta untuk tetap berprasangka baik terhadap rencana Allah SWT. "Kita harus menghadapi setiap musibah dengan hati yang bersih, akal yang dingin, serta kuatkan ikhtiar," ucapnya.

Maka dari itu, Wahono mengimbau kepada pengurus pondok pesantren, MDTA, dan LPQ harus dapat memberikan semangat kepada para santri agar musibah ini tidak melemahkan para santri tersebut untuk tetap belajar dengan rajin dan disiplin.

"Bahkan musibah ini dapat melatih kekuatan mental para santri karena seperti yang kita ketahui bersama santri dan kehidupan pondok pesantren merupakan pola hidup yang fleksbel dan tahan ujian. Biasanya segala permasalahan pada dunia santri dapat dikerjakan secara bersama-sama atau bergotong royong," jelas Wahono.

Akhir dari sambutannya, Wahono mengingatkan undangan yang hadir untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 5 M karena bahaya Covid-19 masih ada.

Pembagian bantuan ini di laksanakan di 2 tempat yang berbeda yaitu Pondok Pesantren Nurul Iman Kab. Subang dan Musholla An Nuriyah Kab. Indramayu. Selain, membawa tanda simbolis pemberian bantuan, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren dan rombongan juga membawakan paket sembako yang akan dibagikan kepada pondok pesantren, MDTA, dan LPQ, terpilih.

Kontributor: Novam Scorpiantrien



Dibaca: 86 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter