Asesmen Kepala KUA Dimulai, Ini Pesan Kakanwil

Asesmen Kepala KUA Dimulai, Ini Pesan Kakanwil

Soreang (HUMAS Bidang Urais dan Binsyar)

"Sebanyak 200 peserta mengikuti Asesmen Calon Kepala KUA yang dibagi menjadi empat angkatan dan dilaksanakan dari tanggal 4 sampai dengan 7 Oktober 2021, di Hotel Sutanraja Soreang, Kabupaten Bandung," pembacaan laporan oleh Kepala Bidang Urais dan Binsyar, Ahmad Patoni, pada Pembukaan Asesmen Calon Kepala KUA Jawa Barat, Senin (4/10).

Patoni mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan asesmen ini adalah untuk mengetahui standar kompetensi untuk menduduki jabatan sebagai Kepala KUA. "Karena saat ini di Jawa Barat masih kekurangan kepala KUA yang siap ditempatkan," ucap Patoni.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Adib, melalui virtual memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi. "Saya bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sehingga diharapkan kebutuhan Kepala KUA di Jawa Barat dapat terpenuhi sehingga dapat mengimplementasikan regulasi Kementerian Agama khususnya revitalisasi KUA," tutur Adib.

"Saat ini, KUA bukan hanya memberikan pelayanan nikah bagi masyarakat tetapi KUA memberikan pelayanan secara luas kepada masyarakat, maka dari itu program Kementerian Agama difokuskan KUA menjadi etalase Kementerian Agama," jelas Adib.

Pada kesempatan ini juga, Adib, mengajak para peserta untuk merubah wajah KUA menjadi lebih elegan dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi umat.

Menyitir pendapat Maxwell mengenai kepemimpinan, Adib, menjelaskan bahwa ada 5 kriteria seorang pemimpin yang pertama yaitu pemimpin yang layak memimpin secara tertulis dan yang kedua pemimpin yang layak memimpin karena kompetensinya. 

"Asesmen calon kepala KUA ini hanya sebagian dari pembuktian kompetensi peserta. Kriteria pemimpin yang ketiga yaitu pemimpin yang layak memimpin bukan karena kompetensi tetapi juga memiliki kontribusi untuk institusinya," ujar Adib

Kriteria yang keempat dan kelima, lanjutnya yaitu pemimpin yang layak memimpin kompetensi kontribusi dan berhasil mendidik bawahannya kemudian pemimpin yang memiliki kharismatik dan pengaruh spiritual yang baik.

"Maka dari itu, dengan dilaksanakannya Asesmen Calon Kepala KUA ini adalah untuk melihat kompetensi dan kualitas para calon Kepala KUA karena Kementerian Agama menginginkan Kepala KUA yang dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pelayanan umat," kata Adib.

Adib juga memuji bahwa profesi penghulu memiliki tugas yang mulia karena penghulu juga merupakan ulama yang harus mengerti seluk beluk fiqih dan wajib disampaikan kepada umat sebagai salah satu bentuk pelayanan.

"Saya ucapkan selamat menjalankan Asesmen Calon Kepala KUA ini, semoga dengan adanya asesmen ini akan menghasilkan Kepala KUA yang berkompeten dan menunaikan amanah sebaik-baiknya," harap Adib menutup arahannya dan membuka secara resmi kegiatan ini.

Kontributor: Novam Scorpiantrien    


Dibaca: 78 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter