235 Penyuluh Agama Honorer di Cianjur Ikuti Tes Wawasan Kebangsaan

235 Penyuluh Agama Honorer di Cianjur Ikuti Tes Wawasan Kebangsaan

Sadewata (INMAS Kabupaten Cianjur)

Sebanyak 235 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kabupaten Cianjur, mengikuti Tes Tulis Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan secara serentak pada Rabu (20/11) bertempat di Gedung Dakwah Jalan Raya Bandung Km 01 Sadewata Cianjur.

Tes tersebut merupakan rangkaian dari Evaluasi Kinerja Penyuluh Agama Islam Non PNS periode 2017-2019. Sebelumnya, para Penyuluh mengikuti Evaluasi Administrasi yang dilaksanakan selama dua hari, 14-15 November 2019 di KUA masing-masing kecamatan, dimana unsur penilaian dilihat dari berkas laporan kegiatan, absensi kehadiran, prestasi penyuluh teladan, serta diklat substantif. Dari total 259 orang Penyuluh, tercatat 235 orang yang lulus administrasi, 23 orang tidak lulus, dan 1 orang meninggal dunia.

Selanjutnya, Penyuluh yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan dapat mengikuti tahapan seleksi yang akan dibuka pendaftarannya secara umum dari tanggal 21-28 November 2019, untuk mengisi kekurangan kuota kebutuhan Penyuluh Agama Islam pada KUA kecamatan.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Cianjur, Asep Khaerul Mu'min yang memantau langsung jalannya tes dari awal hingga akhir, menyampaikan bahwa Evaluasi Kinerja Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan tahapan mutlak yang harus dilaksanakan untuk diangkat kembali menjadi Penyuluh Agama Islam Non PNS periode 2020-2024. "Hasil penilaian evaluasi menjadi rujukan bagi Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota dalam penetapan kembali atau pemberhentian sebagai Penyuluh Agama Islam Non PNS masa bakti 2020-2024," jelasnya.

Dalam Kepdirjen Bimas Islam Nomor 927 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi, Seleksi dan Penetapan Jumlah Penyuluh Agama Islam Non PNS Periode 2020-2024, disebutkan bahwa Penyuluh Agama Islam merupakan pelaku dakwah yang menyampaikan pesan-pesan agama dan pembangunan melalui bahasa agama, garda terdepan dan benteng pertahanan NKRI, penjaga kerukunan umat beragama, serta penangkal masuknya ajaran/paham aliran bermasalah dan radikalisme. Untuk itu diperlukan evaluasi, seleksi, dan penetapan Penyuluh Agama Islam Non PNS agar terwujud Penyuluh Agama yang berkualitas, berintegritas, berkinerja baik, serta memiliki komitmen kebangsaan.


Kontributor : Rahmita Pujiawati


Dibaca: 1.880 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter