Kasi Bimas Islam Berikan Apresiasi Atas Inovasi dan Terobasan dilakukan KUA Cibuaya untuk Kepentingan Umat

Kasi Bimas Islam Berikan Apresiasi Atas Inovasi dan Terobasan dilakukan KUA Cibuaya untuk Kepentingan Umat

  Cibuaya (INMAS Kab. Karawang )

 

Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Karawang menghadiri kegiatan silaturahmi dan pembinaan yang di ikuti jajaran pegawai di lingkungan KUA kecamatan Cibuaya yang terdiri dari kepala KUA, penghulu, penyuluh fungsional, PAI Non PNS, pengawas madrasah dan pengawas PAI serta P3N,Selasa, (12/10) di halaman KUA kecamatan Cibuaya.

 

Mengawali sambutannya, kepala KUA, H.Deni Firman Nurhakim.menyampaikan terima kasih atas kehadiran kepala seksi Bimas Islam,sedianya kepala kantor bisa hadir langsung menyapa kyai dan ajengan akan tetapi kondisinya belum sehat, kita doakan kepala kantor, segera di beri kesembuhan.Maaf begini kondisi KUA Cibuaya sengaja kegiatan dilaksanakan di halaman KUA supaya lebih tahu lagi bahwa kondisi kantor tidak bisa menampung kalau ada kegiatan.

Lebih lanjut, H. Deni mengatakan KUA sebagai miniatur Kemenag yang ada di Kecamatan maka Menag telah mencanangkan revitalisasi KUA bukan hanya mengurus pernikahan semata sebab ada 9 fungsi lainnya. Selama kurang lebih sembilan bulan telah berupaya adanya  perubahan image dan citra, sebab masyarakat yang datang ke KUA tidah terbatas mengurus pernikahan tetapi terkait permohonan pembiayaan modal usaha kerjasama Baznas dan Bank Jabar terkait kredit ekonomi sejahtera, ada yang mengajukan antara 5 juta-15 juta. Selanjutnya program yang telah berjalan upaya memberdayakan masjid-masjid digital kerjasama Bank Jabar dalam hal penghimpunan dana atau sodaqoh tidak lagi melalui kotak amal melalui QR sudah ada 4 masjid yang  menerapkan masjid digital tersebut meskipun diakui pembinaan harus terus di intensifkan .

Selain itu, mengupayakan penyisiran wakaf umat minimal ada akta ikrar wakaf (AIW) dan sejauh ini ada 6 lokasi yang diusulkan sertipikat wakaf ke BPN melalui penyelenggara Zawa Kemenag Karawang.

“Mohon pak Kasi Bimas Islam dapat memberi arahan dan informasi kedinasan bagi jajaran  KUA khususnya amil dan PAI dalam menjalankan  fungsi di lapangan supaya lebih baik lagi. KUA sebagai program unggulan Menag supaya menjadi miniatur Kemenag agar memperluas cakupan layanan tugas fungsi lainnya. Pembinaan pegawai hari ini dengan mengusung tema melalui program revitalisasi, kita wujudkan KUA kecamatan  Cibuaya yang hebat dan bermartabat.

Sementara itu, Kepala seksi Bimas Islam, H.Yakub Lubis Al Pauji, mengatakan KUA kecamatan Cibuaya ini digawangi oleh kader terbaik dimana kepala KUA nya sebagai kepala KUA teladan pada saat menakhodai KUA kecamatan Cilebar yang mewakili Jawa Barat di ajang lomba kepala KUA teladan tingkat nasional, semoga kehadiran H.Deni bisa mewarnai masyarakat Cibuaya yang punya terobosan dan  inovasi luar biasa, terlebih dibersamai H.Ujang Tohidin  ketua Pokjaluh Jawa Barat yang punya pemikiran maju demi kemajuan pendidikan agama dan keagamaan di kecamatan Cibuaya.

"Sudah komplit dengan punggawa punya kemampuan segala bidang tidak ada alasan KUA Cibuaya tidak maju, terbukti baru 9 bulan membesut KUA Cibuaya sudah melahirkan inovasi luar biasa seperti penghimpunan dana melalui digitalisasi masjid dan pemberdayaan ekonomi umat.Ini terobosan, jangan khawatir di tangan sosok H.Deni akan membawa KUA Cibuaya lebih maju,"ucap Kasi Bimas yang akrab di sapa Haji Abang.

Program prioritas Kemenag salahsatunya revitalisasi KUA,posisi strategis KUA sebagai teras depan dan sebagai miniatur Kemenag, juga merupakan representasi Menag yang ada di kecamatan di tuntut bisa menjawab layanan yang di butuhkan Masyarakat, jadi KUA tidak hanya identik dengan perkawinan. Tentunya dengan pelayanan yang semakin baik dengan memberi kepastian waktu kepada masyarakat, yang mudah lebih di mudahkan yang sulit bisa di permudah.

Saai ini, penyuluh merupakan sosok yang mendapat perhatian lebih dari pak Menteri sebagai ujung tombak dan corong Kemenag dalam menyampaikan informasi keagamaan. Makanya terus semangat untuk berkiprah membangun masyarakat, hasil pemetaan PAI Non PNS kabupaten Karawang dari jumlah 243 ada 11 masuk kategori merah ada yang masih di bina dan ada yang tidak bisa.

PP biaya nikah di kantor dan luar kantor , harus bisa membedakan dan mencampuradukan dengan kedinasan.

Gencarkan WBK dan WBBM jangan hal kecil menjadi persoalan, saat ini kesejahteraan kepala KUA sudah cukup, jangan di satukan dengan aturan yang sudah di tetapkan. Seperti beberapa waktu lalu PC APRI melakukan study banding ke KUA Sewon kabupaten Bantul dimana di KUA tersebut sudah tidak ada transaksi tunai, untuk memudahkan setoran PNBP bagi catin telah tersedia mesin EDC (Electronic data capture) , semoga segera bisa di terapkan pada KUA di lingkungan Kemenag kabupaten Karawang dengan bekerja sama dengan Bank  untuk mendukung  dan mengimplementasiakan program revitalisasi KUA.

Di hari yang sama, Kemenag Karawang  melakukan pembinaan pegawai pada dua KUA lainnya yaitu KUA kecamatan Rengasdengklok yang di hadiri langsung kepala kantor dan  pada KUA kecamatan Jayakerta yang di wakili kepala seksi Bimas Islam.

 

Kontributor : Denden


Dibaca: 9 Kali

Sekretariat

Jl. Jenderal Sudirman No. 644

Bandung 40183 Jawa Barat Indonesia

Visitors Counter