Cilamaya Wetan (HUMAS Kab. Karawang)
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, ratusan siswa madrasah aliyah se-Kabupaten Karawang berkumpul dalam semangat kebangsaan untuk mengikuti Lomba Pidato dan Musikalisasi Puisi tingkat kabupaten yang digelar oleh MGMP Bahasa Indonesia MA Karawang di Aula MA Al-Kautsar Sumurgede, Cilamaya Kulon, Selasa (28/10/2025).
Namun dari ratusan peserta yang tampil, dua nama berhasil mencuri perhatian dan membawa pulang kebanggaan bagi MAN 1 Karawang: Rihadatul Aisyah dan M. Jihadi Yasalam P.
Riha—sapaan akrabnya—berhasil meraih Juara 1 Musikalisasi Puisi, sementara Yaslam meraih Juara 3 Lomba Pidato Putra.
Dari Dunia Maya ke Panggung Nyata
Ajang ini digelar dalam dua tahap, yakni daring pada 15–20 Oktober dan final luring pada 28 Oktober 2025. Para peserta mengunggah video karya mereka ke media sosial dan menandai akun resmi @mgmpbasindomakarawang. Dari ratusan unggahan, hanya tiga terbaik di setiap kategori yang berhak melaju ke babak final di MA Al-Kautsar.
“Ajang ini bukan sekadar lomba, tapi wadah untuk mengasah keberanian dan kreativitas siswa,” ujar H. Hasan Muslih, S.Ag., Kepala MA Al-Kautsar sekaligus perwakilan KKMA Karawang. Ia mengapresiasi semangat MGMP Bahasa Indonesia yang berhasil menumbuhkan kebanggaan terhadap bahasa dan sastra di kalangan pelajar madrasah.
MAN 1 Karawang Tampil Gemilang
Ketika nama Rihadatul Aisyah disebut sebagai Juara 1 Musikalisasi Puisi, sorak sorai langsung memenuhi aula. Penampilannya yang penuh penghayatan berhasil memukau dewan juri dan penonton. Dengan perpaduan vokal, iringan musik yang padu, dan ekspresi mendalam, Riha membawa pesan sastra Indonesia terasa hidup di atas panggung.
Tidak kalah membanggakan, M. Jihadi Yasalam P. tampil penuh percaya diri di ajang Lomba Pidato Putra. Dengan gaya orasi yang tegas dan artikulasi tajam, Yaslam mampu menyampaikan pesan kebangsaan dengan kuat hingga mengantarkannya meraih posisi Juara 3.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa MAN 1 Karawang tidak hanya unggul di akademik, tapi juga dalam pengembangan potensi bahasa dan seni,” ujar Nadya Maris, S.Pd. guru pembimbing MAN 1 Karawang dengan penuh bangga.
Panggung Prestasi dan Inspirasi
Selain MAN 1 Karawang, beberapa madrasah lain juga menorehkan prestasi. Juara 1 Lomba Pidato Putra diraih oleh Hisyam Iyaad Rahman dari MA Assidiqiyah, sementara Juara 1 Pidato Putri diraih oleh Raya Rusmana dari MA Al-Kautsar.
Ketua panitia, Fuad Hasyim, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi. “Semoga semangat Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Dari kata lahir karya, dan dari karya lahir jati diri bangsa,” ujarnya.
Bahasa Menyatukan Kita
Kegiatan pun ditutup dengan penuh kehangatan dan kebanggaan. Para peserta pulang dengan senyum lebar, membawa cerita dan inspirasi dari perayaan Bulan Bahasa tahun ini.
Bagi MAN 1 Karawang, kemenangan Riha dan Yaslam bukan hanya soal piala, tapi juga bukti bahwa semangat berbahasa dan berkarya tetap menyala di hati para siswanya, namun menunjukkan bahwa cinta bahasa bisa menjadi jembatan menuju prestasi dan kebanggaan madrasah.
Kontributor : Sodikin