Bogor (KEMENAG)
Umat Hindu Kota Bogor melaksanakan Dharma Santi
sebagai puncak rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 untuk pertama kalinya
digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (4/4/2026). Plaza Balai Kota terbuka untuk seluruh kegiatan lintas agama dan budaya,
sebagaimana yang telah dilakukan dalam berbagai agenda. Kegiatan ini menjadi simbol
kuat toleransi dan kebersamaan lintas umat beragama di Kota Bogor.
Dharma Santi ini dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Sekretaris Ditjen Bimas Hindu, Pembimas Hindu Prov. Jawa Barat, Ketua PHDI Provinsi Jawa Barat, Tokoh lintas agama, serta umat hindu Kota Bogor.

Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Prof. I Nengah Duija
mengapresiasi pelaksanaan Dharma Santi di Kota Bogor. Ia menilai kegiatan
tersebut mencerminkan keharmonisan di tengah keberagaman Indonesia.
“Kita melihat bagaimana Nyepi, Idul Fitri, Jumat Agung, hingga Paskah
hadir berdekatan. Ini kehendak Tuhan agar kita terus hidup berdampingan dalam keberagaman,
Keberagaman di Indonesia
bukanlah sesuatu yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan. Tuhan menghendaki kita hidup berdampingan dalam harmoni,” ungkap I
Nengah Duja
Ia juga menyoroti kuatnya keterkaitan budaya antara Bali dan Sunda yang ditampilkan dalam acara tersebut sebagai bentuk diplomasi budaya.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota
Bogor dalam menjaga toleransi dan keberagaman. Kota Bogor tidak ingin hanya dikenal sebagai kota
toleran hanya kata-kata, tetapi juga dalam aksi nyata. Hari ini menjadi bagian
dari sejarah, di mana umat Hindu hadir dan menunjukkan kontribusinya bagi kota
ini
Wali Kota Bogor mengungkapkan rasa
kagumnya terhadap kemampuan umat Hindu dalam melestarikan budaya, sekaligus
beradaptasi dengan budaya lokal.
“Hal tersebut menjadi contoh bagi seluruh masyarakat dalam menjaga identitas sekaligus membangun kebersamaan,” ujar Walikota.

Hadir pada kesempatan tersebut Pembimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Eko Prasetyo, S.Ag, Ke depan, panitia berharap Dharmasanti dapat terus digelar dengan skala lebih besar dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, sebagai upaya memperkuat persatuan dan kerukunan di Kota Bogor.
Kontributor : Komang