Pencarian

>

Perkokoh Kekuatan Umat, Kankemenag dan BAZNAS Bandung Barat Sepakat Perluas Manfaat Zakat

Ngamprah (KEMENAG)

Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat serta kolaborasi program pemberdayaan umat. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat melaksanakan audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung Barat di Kantor BAZNAS KBB, Selasa (07/042026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Hj. Baiq Raehanun Ratnasari didampingi Kasubbag TU dan Kasi Bimas Islam menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin baik antara Kemenag dan BAZNAS selama ini. Ia menilai hubungan kedua lembaga tersebut di Kabupaten Bandung Barat berjalan sangat harmonis dan saling mendukung dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

“Alhamdulillah di Kabupaten Bandung Barat hubungan antara BAZNAS dan Kementerian Agama sangat baik. BAZNAS sangat mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kemenag. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang telah terbangun selama ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hubungan baik tersebut merupakan hasil kerja keras para pimpinan sebelumnya yang telah membangun fondasi kolaborasi yang kuat antara kedua lembaga.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas peningkatan pengumpulan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Kabupaten Bandung Barat. Sejak diterbitkannya surat edaran pada akhir tahun 2024 mengenai pengelolaan zakat pegawai, terjadi peningkatan kontribusi yang disalurkan melalui BAZNAS.

Dalam kesempatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Barat, H. Iing Nurdin menyampaikan bahwa saat ini kontribusi zakat ASN Kemenag setiap bulannya mencapai sekitar Rp14 juta, meskipun secara persentase baru sekitar 40 persen dari potensi yang ada. Oleh karena itu, pihaknya berharap sinergi ini dapat terus diperkuat agar potensi zakat dapat dimaksimalkan untuk kemaslahatan masyarakat.

“Masih banyak potensi yang bisa kita optimalkan. Dengan kolaborasi yang baik antara Kemenag dan BAZNAS, insyaAllah manfaatnya akan semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

BAZNAS juga memaparkan sejumlah program yang telah berjalan, mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif, bantuan pendidikan, hingga program kesehatan seperti bantuan pembayaran BPJS bagi masyarakat yang membutuhkan.

Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan BAZNAS dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional serta tepat sasaran, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Bandung Barat.

“Sinergi ini adalah bentuk simbiosis mutualisme. Kita saling mendukung dalam melayani masyarakat. InsyaAllah jika kita memudahkan urusan orang lain, Allah juga akan memudahkan urusan kita,” pungkasnya.


Kontributor: Netty