Cilamaya Wetan (KEMENAG)
MAN 1 Karawang kedatangan tamu istimewa dari Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gajah Mada (PSKK UGM), Jumat ( 14/11/2025). Dua peneliti, yakni Anisa Fatonah (Peneliti) dan Rizka Putri (Asisten Peneliti), turun langsung melakukan pengumpulan data terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di madrasah tersebut.
Kedatangan tim PSKK UGM ini turut didampingi jajaran MBG Sri Barokah Mekarmaya, yaitu Hermo Doasi selaku Ketua MBG dan Tazkia Aulia Putri sebagai Ahli Gizi. Fokus utama kunjungan adalah menggali informasi mengenai proses pendistribusian MBG di MAN 1 Karawang sebagai bagian dari studi nasional bertajuk Tinjauan Penyempurnaan Tata Laksana dan Efektivitas Program MBG (Public Expenditure Tracking Survey).
Penelitian besar ini berlangsung di 21 provinsi di Indonesia, mulai 27 Oktober hingga 31 Desember 2025. Studi tersebut menyasar berbagai pihak mulai dari SPPG, sekolah, puskesmas, posyandu, masyarakat, pemerintah daerah hingga penyedia bahan baku MBG. Tujuannya jelas: memetakan pelaksanaan program, mengidentifikasi isu strategis, sekaligus merumuskan strategi optimalisasi agar MBG semakin tepat sasaran.
Di MAN 1 Karawang, tiga guru yang menjadi PIC (Person in Charge) MBG yakni Sodikin, M.Pd., Fuad Hasyim, S.Ag., dan Dani Hamdani, S.Pd. menjadi objek wawancara. Pertanyaan berfokus pada mekanisme pelaksanaan, proses distribusi, hingga evaluasi pelayanan SPPG.
“Pertanyaannya adalah seputar pelaksanaan dan proses distribusi di MAN 1 Karawang. Juga menanyakan tentang pelayanan SPPG mulai dari ketepatan waktu sampai menu MBG yang diberikan,” ujar Dani Hamdani.
Sementara itu, Fuad Hasyim menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan SPPG Sri Barokah Mekarmaya yang selama tiga bulan terakhir dinilai cukup baik dalam menyediakan dan menyalurkan makanan bergizi bagi siswa. “Siswa-siswi MAN 1 Karawang telah merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.
Dari perspektif tim peneliti, MAN 1 Karawang dinilai memiliki atmosfer pendidikan yang positif. “Lingkungannya nyaman dan suportif, guru dan siswanya ramah. Semoga selalu tercipta suasana belajar yang kondusif dan ramah,” ungkap Rizka Putri, Asisten Peneliti PSKK UGM.
Rizka juga meminta kontak dua siswa kelas XII yang bersedia dikunjungi di rumah untuk keperluan survei lanjutan kepada orang tua terkait implementasi program unggulan pemerintah ini.
Harapannya, studi yang dilakukan PSKK UGM ini dapat memberikan rekomendasi kuat untuk memperbaiki dan mengoptimalkan pelaksanaan Program MBG. Dengan perbaikan berkelanjutan, cita-cita pemerintah meningkatkan gizi masyarakat Indonesia diharapkan dapat terwujud lebih cepat.
Kontributor : Sodikin