Indramayu (KEMENAG)
Upaya membangun keberhasilan belajar siswa tidak hanya dilakukan di ruang
kelas. MTsN 7 Indramayu memperkuat kolaborasi dengan keluarga melalui program home
visit, sebagai langkah nyata memastikan pendampingan pendidikan berjalan
selaras antara madrasah dan rumah. Kunjungan dilakukan pada Senin (2/3/2026).
Wali Kelas 7E, Amih Istikharoh bersama guru Bimbingan Konseling Raihan
Fazari mengunjungi kediaman salah satu siswa, Radit Maulana Yusuf. Kunjungan
tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara guru dan orang tua untuk membahas
perkembangan belajar sekaligus mencari solusi bersama jika ditemukan kendala.
Melalui pendekatan ini, guru dapat memahami secara langsung kondisi
lingkungan belajar siswa di rumah, termasuk pola belajar dan dukungan keluarga.
Pendekatan personal seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun
komunikasi yang jujur dan saling percaya.
“Melalui kunjungan ini kami dapat berdialog langsung dengan orang tua,
berbagi informasi mengenai perkembangan belajar siswa, sekaligus memberikan
motivasi agar siswa tetap bersemangat dalam menempuh pendidikan,” ujar Amih
Istikharoh.
Guru Bimbingan Konseling, Raihan Fazari, menegaskan bahwa keterlibatan
orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. Menurutnya,
sinergi yang terbangun melalui home visit membantu menyamakan persepsi tentang
kebutuhan dan potensi siswa.
Dengan komunikasi yang lebih intens, madrasah dapat memberikan pendampingan
yang lebih tepat sasaran. Bagi orang tua, kunjungan ini menjadi kesempatan
untuk menyampaikan kondisi anak secara terbuka sekaligus memperoleh arahan
langsung dari pihak sekolah.
Program home visit ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya
tanggung jawab madrasah, tetapi kerja bersama antara guru dan keluarga. Melalui
kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih
suportif, sehingga perkembangan akademik maupun karakter siswa dapat tumbuh
secara seimbang.
Kontributor : Aniken/Evy Wafiroh