Cijengjing (KEMENAG)
MTsN
15 Ciamis kembali menunjukkan komitmennya sebagai Madrasah Adiwiyata Mandiri
melalui program pembiasaan membawa tempat makan dan minum sendiri bagi seluruh
siswa. Gerakan sederhana namun berdampak besar ini telah rutin dilaksanakan dan
menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menumbuhkan budaya hidup sehat
sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, 26/11/25.
Program ini mendorong siswa untuk mengonsumsi makanan yang lebih
higienis, mengurangi jajanan tidak sehat, dan meminimalkan penggunaan plastik
sekali pakai. Dengan kebiasaan tersebut, madrasah berharap karakter mandiri,
disiplin, dan rasa tanggung jawab siswa terhadap kesehatan dan kebersihan
lingkungan semakin terbentuk.
“Pembiasaan ini bertujuan mendorong siswa untuk hidup sehat,
mencintai lingkungan, serta membiasakan diri mengonsumsi makanan dan minuman
yang higienis,” ujar Kepala MTsN 15 Ciamis, Y. Sopiah Susilawati.
Ia menambahkan, sebagai sekolah berpredikat Adiwiyata Mandiri,
MTsN 15 Ciamis terus konsisten menciptakan lingkungan belajar yang bersih,
sehat, dan ramah lingkungan. Salah satu dampak nyata dari program ini adalah
berkurangnya penggunaan plastik secara signifikan, sehingga jumlah sampah
plastik yang berpotensi mencemari lingkungan dapat diminimalkan.
Madrasah juga mendorong keterlibatan orang tua dan guru dalam
menyukseskan program ini. Orang tua diharapkan menyiapkan bekal sehat dari
rumah, sementara guru memberikan edukasi mengenai pentingnya cuci tangan yang
benar dan menjaga kebersihan alat makan. Wali kelas pun turut berperan dalam
melakukan monitoring rutin agar program ini tidak sekadar menjadi kegiatan
sementara, melainkan budaya madrasah yang terus hidup.
"Dengan
dukungan semua pihak, MTsN 15 Ciamis optimistis gerakan membawa tempat makan
dan minum sendiri dapat menjadi contoh praktik baik bagi satuan pendidikan
lainnya dalam membangun generasi yang sehat, peduli lingkungan, dan
berkarakter." ujar