Jumat, 21 April 2017, 17:05

KABID PAIS Kanwil Kemenag Prov. Jabar: Tiga Aspek Taksonomi Hasil Belajar PAI K-13

Kabid PAIS Kanwil Kemenag Provinsi Jabar, M. Athoillah ketika memberi Materi pada Kegiatan Seminar Sehari pengayaan dan pembelajaran dan penilaian ku

Bekasi Selatan, INMAS Kota Bekasi

Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, M. Athoillah menegaskan perihal perubahan Kurikulum 2013 memiliki beberapa konsekuensi diantaranya adalah perubahan urutan penyajian materi dalam buku serta peningkatan aspek akuntabilitas dan responsibilitas melalui pencantuman nama, alamat kontak, akun media social penerbit, Penulis, Konsultan, Penilai ataupun Editor.

"Nah kalau buku materi lama, pada dasarnya masih bisa digunakan hanya saja digunakan sebagai sumber belajar yang tentunya disesuaikan dahulu dengan urutan penyajian materi yang telah ditetapkan, " Jelas Athoillah ketika member materi pada kegiatan Seminar Sehari pengayaan dan pembelajaran dan penilaian kurikulum pendidikan Agama Islam (K-13), Selasa 18/4 Kemarin di Ash Shofa Embarkasi Haji Jakarta Bekasi.

Lebih Lanjut Athoillah mengatakan Substansi perbaikan dokumen Kurikulumm 2013 terletak pada penempatan dimensi pengetahuan, dimensi Proses Berfikir yakni mengingat, memahami, menerapkanmenganalisis dan mengevaluasi serta keluasan dan kedalaman pengetahuan yang dimiliki siswa sesuai dengan tingkatan pendidikan lebih menyeluruh dan mencakup seluruh dimensi. Sedangkan sebelumnya dimensi proses berfikir untuk siswa SD misalnya mencakup dimensi mengingat dalam dimensi pengetahuan factual dan Konseptual.

"Untuk yang baru misalnya untuk siswa SD, semuanya sudah mencakup baik untuk pengetahuan factual, konseptual, procedural dan Metakognitif," Jelas Athoillah.

Jika dilihat dari Sumbernya, lanjut Athoillah, Kurikulum 2013 untuk Ranah Taksonomi hasil Belajar bersumber pada taksonomi Bloom yang dikolaborasi dengan pandangan Anderson dan Krathwohl. Pandangan ini mencakup Sikap (affective) yakni perilaku, emosi dan perasaan dalam bersikap dan merasa. Kedua Pengetahuan (cognitive) merupakan kapabilitas intelektual dalam bentuk pengetahuan atau berpikir, dan terakhir Keterampilan (psychomotor) merupakan keterampilan manual atau motorik dalam bentuk melakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Athoillah juga menjelaskan tentang kompetensi Kurikulum 2013, Materi, Pembelajaran dan Penilaian.

Seperti diketahui, kegiatan Seminar Sehari pengayaan dan pembelajaran dan penilaian kurikulum pendidikan Agama Islam (K-13) ini bertujuan untuk menambah wawasan dan Pengetahuan Guru Agama Islam terutama pada penerapan pembelajaran dan penilaian K-13 di sekolah umum baik tingkat SD, SMP dan SMA di Kota Bekasi. Kepala Seksi PAKIS Kankemenag Kota Bekasi Djaja Jamaludin mengharapkan seluruh peserta guru PAI ini dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkannya di sekolah masing-masing.

"Kalau bisa mah menularkannya ke guru lainnya," Imbuh Djaja.

Evi Agustin

Berita Lainnya
Kamis, 20 April 2017, 13:07

Meningkat, Kuota haji Kota Bekasi

Rabu, 19 April 2017, 12:12

Agar Mandiri dan Tangkas, IGRA Kecamatan Bekasi Utara Gelar Outing Class

Selasa, 18 April 2017, 16:36

Siswa Siswi MTS se Kota Bekasi Laksanakan UAMBN

Selasa, 18 April 2017, 16:12

STQ Provinsi, Kota Bekasi Raih Peringkat ke 7

Selasa, 18 April 2017, 13:22

Listrik Mati UNBK di MAN 2 Tetap Berjalan