Kamis, 16 Maret 2017, 14:23

Inilah Pesan Penting Kakanwil Saat Membuka Raker Kemenag Majalengka Tahun 2017

Cirebon (INMAS Kab. Majalengka)

Suasana kebatinan yang positif menyelimuti Rapat Kerja di lingkungan Kementerian Agama Kab. Majalengka tahun 2017 di Hotel Apita Cirebon, Selasa (14/3/17). Hal ini ditandai dengan hadirnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. A. Buchori, MM saat pembukaan. Ia memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam kesempatan berharga tersebut Kakanwil memberikan banyak pesan penting yang patut diindahkan oleh semua pihak.

Beberapa pesan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Laksanakan Rapat Kerja penuh integritas. Raker Merupakan Sesuatu yang sangat penting. Pasalanya Raker tersebut menjadi ajang evaluasi terhadap kinerja tahun lalu dan ajang menghasilkan program kerja untuk tahun yang akan datang. Sebagai kegiatan rutinitas, menurut Kakanwil Raker harus dilaksanakan dengan penuh integritas sehingga menghasilkan sesuatu yang brilian, drastis dramatis untuk masa yang akan datang. Jangan sampai mempertahankan Raker model lama, yakni penuh dengan santai-santai saja.
  2. Raker harus berbasis data yang jelas dan sesuai dengan DIPA yang ada. Jika DIPA hanya satu juta maka buatlah program yang besarannya satu juta. Sehingga program itu realistis, tidak muluk muluk dan bukan sebatas mimpi.
  3. Catat dan prioritaskan program-program yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak, terutama menyangkut hak hak masyarakat sperti, utang TPG, TFG, dan hal lainnya.
  4. Bangun persaudaraan dan kebersamaan dalam bekerja. Menurut Kakanwil program kerja akan berjalan dengan baik jika iklim kerja kondusif, jauh dari saling curiga, jauh dari saling menjerumuskan dan jauh dari saling fitnah. Jangan mengedepankan ego sektoral. "Kalo ada yang salah atau menyimpang tolong saling ingatkan saja jangan sampai salaing jerumuskan", tegasnya.
  5. Buatlah perencanaan yang matang, tidak kurang dan tidak lebih agar anggaran tepat, sehingga tidak ada anggaran yang tidak terserap dengan baik.
  6. Jaga nama baik kementerian agama dengan cara menghindari penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang. "Jadilah Pejabat yang arif bijaksana, bekerja sesuai tusi masing masing dan senantiasa mengikuti peraturan yang berlaku", pesan Kakanwil.
  7. Kelola Uang Negara dengan baik dan benar. Mengelola uang Negara menurut Kakanwil penuh dengan luka liku, oleh karena itu kelolalah keuangan negara dengan baik dan benar jangan pernah diselewengkan. "Saya pesan jangan ada pungutan kolektif", tegasnya.
  8. Terkait Haji Kakanwil menginginkan agar petugas Haji lancar baca tulis Alquran. Terlebih tahun ini kloter di Jawa Barat bertambah menjadi 96 kloter, pasalnya saat ini satu kloter hanya 410 orang yang awalnya 430. Penambahan 7 kloter ini menambah peluang banyaknya petugas haji yang diberangkatkan.
  9. Kepada Kepala KUA agar bekerja dengan sebaik baiknya. Kesalahan yang lalu jadikan pelajaran untuk perbaikan masa yang akan datang.

Kontributor: Taupik Hidayat

Berita Lainnya
Kamis, 20 April 2017, 12:54

Kemenag Majalengka Gelar Peringatan Isra Mi'raj Akbar

Kamis, 20 April 2017, 09:28

Wabup Majalengka: Waspadai Desakralisasi Agama

Senin, 17 April 2017, 10:59

STQ Jawa Barat, Kafilah Majalengka Sabet Medali Emas

Senin, 17 April 2017, 10:41

Kasi Bimas Islam Pimpin Apel Pagi di Lingkungan Kemenag Kab. Majalengka

Selasa, 11 April 2017, 15:54

Kakemenag Majalengka Tinjau UN di MAN 3 Majalengka