Kamis, 01-08-2019 | 14:27:57

Bangkitkan Jiwa Nasionalisme Siswa dengan Film Dokumenter Sejarah

Oleh : Heri (Guru Sejarah MAN 1 Bekasi)

Film dokumenter mengenai sejarah dianggap mampu untuk membangkitkan rasa nasionalisme para peserta didik. Metode ini dapat digunakan oleh tenaga pendidik (Guru) untuk meningkatkan motivasi belajar serta keingintahuan para peserta didik saat belajar di kelas.

Bahkan sebuah gambar yang diiringi latar tempat serta skenario yang sama percis dengan peristiwa bersejarah lebih dapat memiliki makna dibandingkan ribuan kata dalam sebuah buku bacaan, itu juga tergantung daya tangkapnya karena memang membutuhkan kekuatan penglihatan yang kuat terhadap objek.

Film dokumenter tentang para pahlawan ataupun para tokoh pejuang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah. Ini dapat motivasi peserta anak tentang pembelajaran sejarah.

Memang banyak cara yang dilakukan guru sejarah untuk memotivasi anak didiknya supaya senang terhadap pembelajaran sejarah. Misalnya saja, dengan mencoba menganalisis atau mencari makna yang tergambar dalam film dokumenter perjuangan Indonesia tersebut.

Misalnya saja dengan menggunakan media film dokumenter perjuangan, setidaknya peserta didik dapat diajak untuk membandingkan kondisi daerah di masa kolonial dengan kondisi saat ini dan menilainya secara obyektif. Apalagi saat ini banyak sutradara menampilkan film dokumeter tentang para pejuang tanah air, misalnya, film Sukarno, Hos Cokroaminoto, KH. Ahmad Dahlan, Peristiwa 98 dan lain-lain, bahkan tidak menutup kemungkinan siswa juga dapat mempraktekannya bahkan menggambarkannya percis dengan jalan cerita yang disuguhkan dalam skenario film tersebut.

Bahkan dengan menampilkan film dokumen tertentang peristiwa kepahlawanan kedalam kelas, secara tidak langsung juga mengajak siswa untuk membangun kesadaran akan pentingnya sebuah makna sejarah sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme. Dimana hal tersebut juga dapat menghilangkan kesan masyarakat umum yang menilai sejarah hanya sebagai bagian dari masa lalu yang kurang mendapat perhatian. Sebaliknya, mereka akan termotivasi dan terinspirasi untuk membela tanah air.

Metode pembelajaran dengan media film dokumenter sejarah dapat menjadi inovasi yang dikemas secara kreatif oleh guru-guru apalagi sekarang banyak film-film dokumenter sejarah bangsa yang bisa dihadirkan dalam pembelajaran sebagai media pendukung pembelajaran sejarah yang akan besar pengaruhnya terhadap penerimaan para peserta didik.

Bahkan lebih jauhnya hal tersebut juga dapat berpengaruh guna menumbuhkan jiwa nasionalisme pada generasi muda bangsa, dimana kebanyakan mereka lebih mudah terpengaruh oleh serial FTV ataupun sinetron bahkan secara cepat mereka bisa mempraktekannya dan menceritakanya walaupun hanya sekali menonton. Padahal makna dan suguhkan jauh dari nilai-nilai pembelajaran bahkan rasa nasionalisme, sehingga memang hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai penyelenggara negara namun juga membutuhkan peran aktif masyarakat itu sendiri dan yang paling khusus yakni para guru sejarah dan juga guru-guru lainya. Yang mana dengan adanya peran serta semua lapisan masyarakat sebagai bagian dari tiga pondasi khusus pembentukan negara memang perlu adanya saling menguatkan dan turut serta dari semua kalangan, sehingga jiwa nasionalisme itu akan tumbuh dari sejak dini sampai masa tua. Maka dari itu, selama masih ada kepedulian dan sensitivitas dari para guru khususnya dan umumnya masyarakat akan terus tumbuh jiwa semangat nasionalisme.