Rabu, 08-08-2018 | 08:11:36

Perjuangan Siswa MA Muslimin Jaya Menuju PTN

Perjuangan Siswa MA Muslimin Jaya Menuju PTN

Oleh :

Imas Saadiyah (Guru MA Muslimin Jaya – Cisaat)

Beragam cara yang dilakukan siswa kelas XII untuk memasuki dunia perguruan tinggi, ada yang masuk lewat SNMPTN, SBMPTN, PMDK-PN, atau SPAN-PTKIN (PTN Islam), bahkan melalui jalur mandiri, semuanya dilakukan untuk mendapatkan tiket masuk perguruan tinggi yang mereka inginkan.

Untuk bisa mendapatkan tiket masuk tersebut berbagai cara mereka tempuh untuk lolos seleksi, misalnya melalui bimbel di sekolah, ataupun bimbel yang dilakukan oleh lembaga luar sekolah.

Keberhasilan yang diraih oleh siswa-siswi MA Muslimin Jaya Cisaat Sukabumi dalam memasuki perguruan tinggi negeri dengan mendapatkan beasiswa, dari tahun ke tahun mulai menunjukka angka yang signifikan dan hal ini merupakan usaha dan jerih payah dari seluruh komponen madrasah. Semua guru ikut mendukung untuk menyukseskannya dengan cara memberikan les tambahan buat anak kelas XII, khususnya bagi mereka yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Bukan hanya itu saja, kami menyiapkan tim khusus yang diketuai oleh salah satu guru yang menginput seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

Pada tahun 2018 ini MA Muslimin Jaya Cisaat Sukabumi yang lolos ke PTN sebanyak empat orang, yang pertama Rahayu Pratiwi yang berhasil masuk di UIN Sumatera Utara, kedua Nuraidah yang lulus di Universitas Singaperbangsa Karawang, Fitriani di UIN Bandung, dan Siti Fatma Rosita di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Semuanya lulus melalui seleksi SBMPTN dan mendapatkan beasiswa. Sementara yang lainnya ada yang lulus di UIN Bandung melalui jalur mandiri, dan ada juga yang lulus di PT Swasta dengan memeroleh beasiswa.

Pada tahun sebelumnya siswa kami lulus di Universitas Pendidikan Ganesha Bali dan Universitas Teknologi Sumbawa yang sama-sama mendapat beasiswa. Dan masih banyak lagi lulusan kami yang lulus di Universitas Islam Negeri dengan jalur beasiswa. Bahkan pada saat ini alumni dari kami ada yang masuk sebagai delegasi Studi Banding & Peserta Short Course di Kuala Lumpur Malaysia dari UIN Bandung.

Jerih payah yang dilakukan lembaga, semata-mata untuk men-support lulusan agar tidak pabrik minded yang begitu banyak menampung siswa lulusan SLTA. Harapan besar kami bahwa tahun berikutnya ada peningkatan persentase siswa yang masuk perguruan tinggi, sehingga IPM pun semakin meningkat khususnya Kabupaten Sukabumi.

Dengan melihat banyaknya siswa madrasah yang masuk ke perguruan tinggi negeri dan juga swasta, semakin yakin bahwa siswa madrasah siap dan sanggup bersaing dengan siswa yang lulusan dari sekolah umum, dan semakin percaya diri dalam mengelola madrasah, sehingga terwujud Madrasah Hebat Bermartabat