Kamis, 7 Juni 2012 – Pendis & Madrasah
Pengurus MK2MI Kab Bogor Resmi Dilantik

**Ketua Baru Janjikan Perbanyak Diklat Kepala MI

CIBINONGKAB. BOGORPengurus Musyawarah Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (MK2MI) Kabupaten Bogor periode 2012-2015 resmi dilantik Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Bogor di Aula Kemenag, Senin (04/06). Sebelumnya Kepala MK2MI dijabat oleh Drs. H. Aad Adlani, M.Pd.I yang Juga Kepala MIN Parung. Kini Ketua MK2MI dijabat oleh M Darum, S.Ag, M.Pd.I yang juga menjabat Kepala MIN Sadeng. Setelah resmi dilantik pengurus baru berjanji akan segera melaksanakan program kerja yaitu memperbanyak pendidikan dan latihan (diklat) bagi Kepala MI maupun guru-guru MI yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor.

“Kita berjanji akan membangun terlebih dahulu kualitas Sumber daya Manusia (SDM) Kepala MI dan guru di Kab Bogor,”kata Ketua MK2MI Kabupaten Bogor, M. Darum, S.Ag, M.Pd.I disela-sela pelantikan.

Lebih jauh dia menyatakan, saat ini MI di Kabupaten Bogor cukup banyak sekitar 585 sekolah dan itu didominasi MI swasta karena MI negeri hanya ada dua. “Kita ingin kualitas MI swasta bisa sejajar dengan MI Negeri sehingga tidak ada dikotomi,”ujarnya.

Untuk itu, berbagai program kerja pendorong kualitas MI telah dirancang agar proses kaderisasi MI yang memiliki kompetensi bisa terus berkembang dan menjadikan angka pendidikan kasar dan program belajar sembilan tahun tergarap. “Kita inginkan juga anak-anak di wilayah Kab Bogor bisa mengeyam pendidikan usia dasar,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kab Bogor, Drs. H. Suhendra, MM, mengatakan, Pengurus MK2MI Kab Bogor harus mampu mengayomi dan mengadopsi sistem pendidikan yang baru sehingga kualitas MI di Bumi Tegar Beriman bisa berkembang. “Pengurus MK2MI harus bisa memajukan MI baik negeri maupun swasta,”katanya.

Caranya, tambah Kakemenag, Pengurus harus aktif berkoordinasi dengan menciptakan pelatihan-pelatihan baik bagi guru maupun Kepala MI agar SDM terus meningkat. “Jalannya ya dengan memperbanyak kegiatan yang mengandung peningkatan kualitas SDM,”ucapnya. saat ini, lanjut dia, dunia pendidikan terus mengalami perkembangan yang cukup pesat, sehingga masyarakat sangat mudah menilai mana saja lembaga pendidikan yang layak untuk putra-putrinya sehingga peran dan kualitas MI sangat dibutuhkan. “Jadi, MI harus bisa menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat dalam memberikan pelayanan bidang pendidikan terutama pada usia sekolah dasar,“pungkasnya.

REPORTASE : ADE IRAWAN

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.023897 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 774641
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.