Selasa, 15 Mei 2012 –
694 Santri Jawa Barat Rebut Beasiswa PTN

JL. H. ALPIBANDUNG

Sebanyak 694 santri di wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta mengikuti seleksi program beasiswa santri berprestasi (PBSB) yang diselenggarakan di MAN 1, Jln. Cijerah, Senin, (14/5). PBSB merupakan program dari Kementrian Agama RI untuk menjaring santri berprestasi untuk mendapatkan beasiswa pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri hingga selesai.

Menurut Kabid Pekapontren Kanwil Kemenag Jabar, Drs HA Sukandar melalui Kasie Pengembangan Santri, Jasim, S.Ag, untuk Jabar diikuti oleh 676 santri. Sisanya 18 santri berasal dari wilayah DKI Jakarta dan Banten. PBSB diselenggarakan secara serentak di 33 provinsi lainnya di Indonesia.

“Program ini diselenggarakan oleh kemenag RI namun diselenggarakan di daerah untuk penjaringan. Untuk penilaian pun, akan dilakukan oleh tim dari pusat. Kuota nasional untuk PBSB ini untuk sebanyak 450 santri,” ungkap Jasim di sela-sela seleksi.

Dikatakannya, sasaran peserta seleksi calon peserta PBSB tahun 2012 adalah santri mukim pondok pesantren yang sedang duduk di kelas III Madrasah Aliyah (MA) yang diselenggarakan oleh pondok pesantren, baik yang hafidz Al-Qur’an 10 juz atau tidak. Kemudian santri mukim pondok pesantren yang hafidz Al-Qur’an minimal 10 juz dan sedang duduk di kelas III SMA/SMK yang diselenggarakan oleh pondok pesantren serta santri lulusan pesantren salafiyah, baik yang hafidz Al-Qur’an 10 juz ataupun tidak. Lalu santri lulusan pondok pesantren Muadalah (pendidikan diniyah menengah atas), baik yang hafidz Al-Qur’an 10 juz ataupun tidak, santri lulusan program pendidikan kesetaraan Paket C pada pondok pesantren, hafidz Al-Qur’an 10 juz ataupun tidak.

Jika lolos, maka para santri ini akan mendapatkan biaya penuh dari Kemenag RI untu bisa berkuliah sesuai dengan keinginannya di perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan Kemenag RI. Pembiayaan dimulai dari awal kuliah hingga lulus kuliah. Pada seleksi yang dilakukan selama satu hari, peserta harus mengerjakan sejumlah soal seperti pengetahuan umum dan dasar (IPA, Matematika, Bahasa Indonesia) ditambah keilmuan kesantrian (pengetahuan agama).

“Khusus untuk santri yang memilih melanjutkan ke UIN Malik Ibrahim di Malang, peserta harus mampu hapal minimal 10 juz Al Quran,” ucapnya.

Setelah seleksi, panitia pusat akan memeriksa hasil dan dilakukan dengan cara skorsing. Nilai-nilai peserta seIndonesia akan dirangking dan dicari nilai tertinggi dengan kuota yang ada. Rencananya, pengumuman akan diumumkan melalui website kemenag RI yakni di www.kemenag.go.id sekitar dua minggu mendatang.

REPORTASE : DEDEN FARIED M. YUSUF

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.025768 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.4
Jumlah pengunjung: 1167987
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.